Home

PENGUMUMAN HASIL PENILAIAN LAMARAN KONSULTAN PEMBUATAN VIDEO PENDIDIKAN TENTANG KONSUMSI MAKANAN BERKELANJUTAN UNTUK KELUARGA

Terbit : 07-Oktober-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Berdasarkan Hasil Penilaian Tim Bengkel APPeK terhadap calon Konsultan Pembuatan video SCP untuk Keluarga pada Program Mata Kail Kerjasama Bengkel APPeK - Yayasan Plan International Indonesia... Selengkapnya

Perpanjang Waktu Penerimaan Lamaran Pembuatan Video Progran Mata Kail

Terbit : 23-Juli-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

  Sesuai dengan Pengumuman Lamaran  Pembuatan Video Pendidikan Tentang Konsumsi Makanan Berkelanjutan Untuk Keluarga tanggal 28 Juni 2019, maka karena pertimbangan masih kurangnya pelamar untuk diseleksi, maka... Selengkapnya

PENGUMUMAN LOWONGAN KONSULTAN PEMBUATAN VIDEO PENDIDIKAN TENTANG KONSUMSI MAKANAN BERKELANJUTAN UNTUK KELUARGA

Terbit : 28-Jun-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung (APPeK) NTT membutuhkan Tim Konsultan Pembuatan Video Pendidikan Tentang Konsumsi Makanan Berkelanjutan untuk Keluarga dalam Proyek “Mata Kail” (Mari KiTA... Selengkapnya

Lowongan Staf Lapangan Bengkel APPeK

Terbit : 04-April-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung (Bengkel APPeK) NTT, saat ini sedang menjalankan salah satu program dengan Nama Program “Perlindungan anak dan Percepatan Keaksaraan melalui Kebijakan... Selengkapnya

Bengkel APPeK NTT dan YAPPIKA ActionAid memulai Program #SekolahAman tahun 2019

Terbit : 04-April-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

  YAPPIKA ActionAid bersama lembaga mitra Bengkel APPeK NTT kembali melanjutkan Program #SekolahAman untuk wilayah Kabupaten Kupang. Program yang sudah berjalan sejak tahun 201g ini bertujuan untuk... Selengkapnya

Keterbatasan Ruang Kelas Layak dan Kesejahteraan Guru Honor menjadi Fokus Perjuangan Forum Antar Komunitas Sekolah

Terbit : 04-April-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Realisasi program #SekolahAman, yang dilaksanakan atas kemitraan YAPPIKA ActionAid dan Bengkel APPeK NTT memasuki tahun ketiga. Program yang fokus pada advokasi kebijakan untuk pemenuhan ruang kelas... Selengkapnya

Kampanye Pemilih Milenial Kupang Tolak Golput, Tanpa Hoax dan Tanpa Politik Uang

Terbit : 01-April-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

  Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung (Bengkel APPeK NTT) menggelar Kampanye Pemilu Bersih dan Anti Korupsi bagi pemilih pemula (milenial) di Kota Kupang, pada hari Jumat... Selengkapnya

Konsorsium Timor Adil Setara selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Transformatif Perempuan bagi Pemimpin Perempuan dan Kelompok Masyarakat

Terbit : 01-April-2019 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Keberadaan perempuan dalam ruang publik untuk terlibat dalam berbagai aktivitas pembangunan (termasuk di desa) menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kapasitas yang mendukung peran mereka. Tantangan... Selengkapnya

PENGUMUMAN LOWONGAN TIM PENYUSUN MODUL

Terbit : 20-Desember-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

 Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung (APPeK) NTT membutuhkan tenaga ahli dalam satu Tim Pengembangan Modul Kegiatan Pendampingan dalam Proyek “Mata Kail” (Mari KiTA KreAtif Agar... Selengkapnya

Bengkel APPeK Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi Komunitas Sekolah Aman

Terbit : 07-September-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Dalam upaya mengembangkan partisipasi komunitas sekolah (terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah, Perangkat Desa ataupun warga masyarakat sekolah) dalam mempengaruhi kebijakan dan/ atau menarik perhatian... Selengkapnya

Bengkel APPeK Gelar Media Briefing Hasil Survey Pelaksanaan PIP di Kab. Kupang

Terbit : 07-Jun-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

  Kupang_ Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program prioritas sebagai perwujudan komitmen pemerintah di bidang pendidikan dalam memberikan akses pendidikan yang luas, merata, dan berkeadilan... Selengkapnya

Erajaya Group Bantu Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak di SDN Bileu

Terbit : 27-April-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Erajaya Group melalui anak perusahaan PT. Teletama Artha Mandiri melaksanakan program CSR dengan membantu pengembangan sarana pendidikan melalui rehabilitasi atau perbaikan 2 (dua) ruang kelas di... Selengkapnya

CSR Erajaya Group untuk Pembangunan RKB di SDN Oelatimo

Terbit : 27-April-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

PT Erajaya Swasembada Tbk. (Erajaya) mengembangkan program CSR di bidang pendidikan melalui bantuan pembangunan 1 (satu) ruang kelas baru di SDN Oelatimo. Perusahaan ini menjalankan kegiatan... Selengkapnya

PT. SAG PEDULI PENDIDIKAN Di SDN Oelii 2

Terbit : 25-April-2018 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

    Tanggungjawab akan pendidikan yang berkualitas, khususnya sarana prasarana yang layak merupakan tanggungjawab semua pihak. Salah satu lembaga yang peduli terhadap pembangunan sarana prasarana public/social adalah PT... Selengkapnya

PERINGATI HAM, BENGKEL APPeK SIAP GELAR KAMPANYE “WRITE FOR RIGHT”

Terbit : 08-Desember-2017 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Memperingati hari Hak Asasi Manusia yang jatuh setiap  tanggal 10 Desember, Bengkel APPeK NTT didukung Pamflet dan Amnesty International siap menggelar kampanye “Write For Right”. Kegiatan... Selengkapnya

Pengelola CSR SAMSUNG Kunjungi SDN Oelatimo dan SDN Bileu

Terbit : 30-November-2017 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Upaya YAPPIKA-ActionAid untuk mencari dukungan dari perusahaan pengembang CSR (corporate social responsibility) untuk mendukung ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya ruang kelas yang layak mulai menunjukkan... Selengkapnya

SD Oelii 2 Menanti Realisasi Rehab Ruang Kelas

Terbit : 30-November-2017 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Keberadaan ruang kelas di SDN Oelii 2 yang belum memadai menjadi salah satu persoalan yang dihadapi pihak sekolah. Saat ini siswa SD Oelii 2 yang terbagi... Selengkapnya

Forum Perempuan, Sampaikan Laporan Keuangan Kepada Masyarakat

Terbit : 06-Oktober-2017 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

"Total asset FP Rp 115,114,500.00 bersumber dari usaha mandiri dan bantuan Pemerintah Desa" LPJ 7 Forum Perempuan  terbilang informasinya cukup detail mulai dari sejarah terbentuknya, tujuan dan... Selengkapnya

Hentikan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Etnis Rohingya

Terbit : 07-September-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

Komunitas Forum Pemuda Asia Tenggara (ASEAN Youth Forum) 2016 asal Indonesia mengecam tindakan pembantaian etnis Rohingya yang dilakukan Pemerintah Myanmar di negara bagian Rakhine, Myanmar dalam... Selengkapnya

Vinsen Bureni Motivasi Komite dan Kepala Sekolah Berjuang Dapat Ruang Kelas Layak

Terbit : 31-Agustus-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT memotivasi komite dan kepala sekolah yang fasilitas ruang kelasnya darurat dan rusak agar terus berjuang mendapatkan ruangan belajar yang layak. Hal... Selengkapnya

DPRD Kabupaten Kupang Janji Perhatikan Ruang Kelas Rusak

Terbit : 31-Agustus-2017 | Ditulis Oleh : Bengkel Appek

Keberadaan 817 ruang kelas rusak dari total 2.464 ruang kelas SD di Kabupaten Kupang menjadi salah satu persoalan yang dihadapi oleh Kabupaten Kupang, karena berkaitan dengan... Selengkapnya

Gemuruh “Lii Lete” Sambut TNC Asia Pasifik di Pantai Air Cina

Terbit : 07-Agustus-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

The Nature Conservancy (TNC) Asia Pasifik yang bermarkas di Hongkong – Cina bersama TNC Kupang dan Bengkel APPeK di Pantai Air Cina disambut dengan tarian “Li... Selengkapnya

KPK dan Presiden Paling Dipercaya, DPR dan Parpol Paling Buncit

Terbit : 01-Agustus-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Presiden Republik Indonesia merupakan lembaga publik yang paling dipercayai dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Sementara itu,  DPR, Perusahan Swasta... Selengkapnya

Komunitas #SekolahAman Cek Pembangunan Tiga RKB di SDI Kayu Putih

Terbit : 21-Juli-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

Komunitas #SekolahAman SDI Kayu Putih mengecek proses pembangunan tiga unit ruang kelas baru (RKB) yang saat ini tengah dikerjakan CV. Orland di Desa Oesao Kecamatan Kupang... Selengkapnya

Jaringan Antikorupsi Indonesia Desak Novanto Mundur

Terbit : 21-Juli-2017 | Ditulis Oleh : Vitus Pehan

Jaringan antikorupsi Indonesia mendesak Setya Novanto mundur dari jabatan Ketua DPR RI. “Setya Novanto mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR RI sebagai wujud menghormati marwah DPR... Selengkapnya

Sehubungan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 (Pilpres 2014) yang tinggal menghitung hari, kami sejumlah elemen masyarakat yang terdiri atas para penggiat pemilu, penggiat Hak Asasi Manusia (HAM), penggiat kebebasan berekspresi dan para jurnalis telah berkumpul, berdiskusi serta mengkaji bersama berbagai dinamika pelaksanaan Pemilu legislatif 2014 yang sudah dilakukan, penegakan HAM dalam pemilu 2014 secara umum serta independensi media dalam kampanye Pilpres 2014. Mensikapi situasi-situasi yang ada dalam proses pemilu 2014 tersebut kami menganggap perlu menyatakan sikap dan seruan sebagai berikut:

Pertama, bahwa segenap pemangku kepentingan terkait pelaksanaan Pilpres 2014 harus menunjukan tanggung jawab politik agar proses dan hasil Pilpres Tahun 2014 ditentukan oleh pilihan rakyat secara cerdas dan rasional dan terselenggara sesuai dengan standar pemilu yang demokratik (free and fair election). Oleh karena itu baik penyelenggara dan aparat penegak hukum harus melakukan langkah-langkah kongkret dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan dalam proses pelaksanaan Pilpres 2014, seperti: kampanye kotor, pidato penyebar kebencian, politik uang, manipulasi, pelanggaran hak asasi manusia, intimidasi, kekerasan, perusakan lingkungan, diskriminasi politik, petugas penyelenggara serta aktor keamanan yang tidak netral dan professional, kasus pemilih fiktif, dan lain-lain.

Kedua, melihat bahwa potensi konflik terbuka antar massa pendukung kedua kubu capres dan cawapres pada saat kampanye rapat umum sangat besar dikarenakan ada fragmentasi politik masyarakat yang sudah mengidentifikasikan diri secara emosional dengan masing - masing kubu capres dan cawapres. Dalam kondisi tensi politik tinggi ini fragmentasi masyarakat mudah terpicu menjadi konflik sosial. Untuk itu, penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum harus mengantisipasi situasi tersebut secara aktif dan responsif. Peran ulamah/tokoh agama dan pemerintah disetiap kabupaten/kota menjadi sangat penting untuk melakukan sosialisasi pemilu damai.

Ketiga, KPU RI harus segera melakukan evaluasi cermat apakah pengadaan dan distribusi logistik untuk Pilpres dapat berjalan tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu dan tepat lokasi. Khususnya pengadaan dan distribusi surat suara, jangan sampai kasus surat suara tertukar dan tercoblos secara massif seperti di pelaksanaan pemilu legislatif 2014 terulang kembali. Bawaslu RI harus mengantisipasi dengan mendeteksi secara dini jika terjadi indikasi-indikasi surat suara yang salah kirim, sehingga dapat menimbulkan kelebihan dan kekurangan surat suara di suatu daerah.

Keempat, menghimbau agar aparat birokrasi dan aktor keamanan bersikap netral. Indikasi bahwa birokrasi serta aktor keamanan yang tidak netral terlihat di berbagai daerah, dimana banyak kepala daerah dan wakil kepala daerah mendukung terang-terangan kubu kandidat capres dan cawapres masing-masing, hingga dugaan ketidak netralan aktor keamanan oleh anggota Babinsa TNI disejumlah daerah. Dikhawatirkan adanya potensi politisasi PNS-PNS dan aktor kemananan, intimidasi dll. Bawaslu RI beserta jajarannya harus memaksimalkan peran dan fungsinya sebagai pencegahan dini penyimpangan-penyimpangan tersebut.

Kelima, kesalahan administratif atau indikasi kecurangan politik dalam rekapitulasi penghitungan perolehan suara dipastikan akan meningkatkan kerawanan potensial menjadi gejolak protes. Bawaslu RI wajib mengawal dan mengawasi perjalanan kotak suara dari tingkat TPS hingga tingkat nasonal.

Keenam, meminta peran aktif masyarakat dan organisasi-organisasi masyarakat sipil dalam melakukan monitoring/pemantauan dan mengawal jalannya proses pilpres dengan melaporkan segala bentuk kecurangan, intimidasi, kekerasan, dan lain-lain.

Ketujuh, pers adalah salah satu pilar demokrasi. Jika pers berfungsi dengan baik maka akan tercipta proses demokrasi yang bermartabat. Untuk itulah maka pers harus menjalankan tugasnya secara profesional dan menjaga kebebasan pers yang sudah didapatkan dengan penuh tanggung jawab.

Kedelapan, pers senantiasa harus menjaga independensi dan profesionalitasnya, juga dalam masa Pilpres 2014 ini. Pers dan produk karyanya tidak boleh dijadikan alat propaganda untuk kepentingan pribadi, kelompok ataupun sekedar untuk kepentingan pemenangan capres dan cawapres tertentu secara tidak berimbang dan tendensius.

Kesembilan, menolak segala bentuk intervensi atas independensi pers dari siapapun baik oleh pemilik, pimpinan media, maupun penguasa.

Kesepuluh, mengecam keras kepada sejumlah pemilik ataupun pimpinan media penyiaran, terutama televisi, yang memanfaatkan medianya sebagai alat untuk mendukung secara membabi-buta kepada para capres dan cawapres.

Kesebelas, dalam menjalankan profesinya, pers dan media diminta untuk lebih mengutamakan akurasi, kualitas dan vadilitas informasi yang disampaikan, ketimbang sekedar kecepatan penyampaian berita kepada publik.

Keduabelas, bagi pengguna, relawan, simpatisan ataupun tim pemenangan capres dan cawapres yang menggunakan media sosial / Internet untuk kampanye, diharapkan dapat menyampaikan informasi secara lebih bijak dan beretika, semisal dengan tidak melakukan kampanye kotor, penyampaian berita bohong ataupun penyebaran kebencian.

Ketigabelas, menuntut penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan presiden berlangsung terbuka dan aksesibel bagi pemilih rentan seperti Pemilih Difabel dengan ragam jenis disabilitasnya; Pemilih Minoritas, seperti kelompok penghayat dan penganut kepercayaan/aliran dan masyarakat hukum adat; Pemilih LGBT; dan Pemilih lanjut usia. Setiap tahapan pemilihan tersebut Penyelenggara Pemilu harus benar-benar mengurangi atau bahkan menghilangkan Hambatan Legal, Hambatan Informasi, Hambatan Fisik, dan Hambatan Mental bagi pemilih rentan dan minoritas di atas. Selain itu, menuntut pula kepada Bawaslu agar mengawasi secara ketat pelaksanaan pemilu dan memastikan hak kelompok minoritas di atas tidak terlanggar dan apabila terjadi pelanggaran maka Bawaslu harus menetapkan sanksi tegas kepada setiap pelanggarnya.

Keempatbelas, nilai-nilai Hak Asasi Manusia adalah hak dasar bagi setiap warga negara yang wajib dilindungi secara mutlak. Untuk itu meminta semua pihak terkait untuk menjalankan dan menjaga keberlangsungan pesta demokrasi kali ini dengan mengedepankan cara-cara berpolitik yang santun, ramah lingkungan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia.

Kelimabelas, medesak penyelenggara pemilu, aparat kepolisian dan Komnas HAM segera melakukan langkah-langkah preventif atas berbagai kemungkinan tindakan kekerasan, konflik sosial hingga tindakan yang mengarah pada pelanggaran HAM pasca Pilpres. Serta menindak lanjuti berbagai temuan kekerasan dan pelanggaran HAM selama masa Pileg lalu.

Keenambelas, meminta semua pihak untuk tidak melupakan penyelesaian berbagai kasus pelanggaran HAM di masa lalu yang menjadi bagian dari proses perjuangan penegakan demokrasi sejak runtuhnya kekuasaan rejim otoriter Orde Baru. Pelbagai pelanggaran HAM di masa lalu harus menjadi pelajaran sekaligus dasar pertimbangan politik pembangunan demokrasi saat ini dan ke depan bagi bangsa Indonesia.

Jakarta, 2 Juli 2014

Komite Bersama Peduli Pemilu 2014 :
1. Perludem (Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi)
2. KIPP (Komite Independen Pemantau Pemilu)
3. INDEPTH
4. JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat)
5. IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia)
6. AJI Papua
7. Imparsial
8. KontraS
9. KPI (Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi)
10. ICT Watch
11. Bengkel APPeK (Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung) - Kupang
12. SIGAB (Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel) - Yogyakarta
13. Pokja 30 - Samarinda
14. Institut Mosintuwu - Poso
15. Aceh Institute - Banda Aceh
16. HRWG (Human Rights Working Groups)
17. Arus Pelangi
18. SETARA Institute
19. The Wahid Institute

Kontak: Wahyu Triyogo (IJTI) 0811804598
Erwin Maulana (Imparsial) 081291422663

 

 

 

Vinsensius Bureni
Author: Vinsensius BureniWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Coordinator Umum Bengkel APPeK
Pegiat LSM dan Pemerhati Masalah Politik di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Perpanjangan Waktu Penerimaan Lamaran Pembuatan Video Progran Mata Kail

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 23 Juli 2019

Sesuai dengan Pengumuman Lamaran  Pembuatan Video Pendidikan Tentang Konsumsi Makanan Berkelanjutan Untuk...

PEMBANGUNAN YANG PEDULI TERHADAP KELOMPOK RENTAN DAN PENYANDANG DISABILITAS (DESA MATA AIR, DESA NOELBAKI DAN DESA OELATIMO)

PEMBANGUNAN YANG PEDULI TERHADAP KELOMPOK RENTAN DAN PENYANDANG DISABILITAS (DESA MATA AIR, DESA NOELBAKI DAN DESA OELATIMO)

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 05 Desember 2017

  Oleh : Umparu Rangga Landuawang Staf Bengkel APPeK NTT Dalam desa kuat terdapat...

MEMBANGUN DESA INKLUSIF

MEMBANGUN DESA INKLUSIF

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 23 Agustus 2017

Oleh : Umparu Landuawang*)   Desa harus jadi kekuatan ekonomi agar warganya tak hijrah...

Ketertawanan Pemilih dalam Cengkraman Politik Elitisme

Ketertawanan Pemilih dalam Cengkraman Politik Elitisme

Ditulis OlehEnzho
- Tanggal 21 April 2017

  Laurensius Sayrani *(Pengajar di FISIPOL UNDANA; Peneliti Bengkel APPeK)   Politik elektoral (pilkada) yang saat...

REBA, KEOTONOMIAN ORANG NGADHA  DALAM KONTEKS PEMERINTAHAN DESA

REBA, KEOTONOMIAN ORANG NGADHA DALAM KONTEKS PEMERINTAHAN DESA

Ditulis OlehEnzho
- Tanggal 03 Maret 2017

  Oleh : Laurensius Sayrani (Peneliti Bengkel APPeK; Mahasiswa Doktoral Manajemen dan Kebijakan...

Audit Demokrasi dan Partisipasi Politik Rakyat dalam Pemilukada di NTT*

Audit Demokrasi dan Partisipasi Politik Rakyat dalam Pemilukada di NTT*

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 30 Januari 2017

  Oleh : Dr. David Pandie, M. Si**)   Publikasi The Economist Intelegence Unit’s Democracy...

Gerakan Kaum Perempuan sebagai Bukti Kesetaraan

Gerakan Kaum Perempuan sebagai Bukti Kesetaraan

Ditulis OlehVinsensius Bureni
- Tanggal 01 Juli 2016

Oleh: Vincent Bureni*) Pergerakan kaum perempuan terus terjadi seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan...

URGENSI HALUAN KEBIJAKAN*)

URGENSI HALUAN KEBIJAKAN*)

Ditulis OlehEnzho
- Tanggal 27 Jun 2016

    Oleh : Laurensius Sayrani) Peneliti Bengkel APPeK; Kandidat Doktor Manajemen dan Kebijakan Publik, Fisipol UGM   Beberapa...

Kesetaraan Gender : “Peran Antara Laki-laki dan Perempuan Yang Seimbang”

Kesetaraan Gender : “Peran Antara Laki-laki dan Perempuan Yang Seimbang”

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 27 Jun 2016

Oleh: Alfred Ena Mau     Antara Jenis Kelamin (Seks) dan Pembagian Peran (Gender) Keberadaan Laki-laki...

Diskursus Undang-Undang Desa

Diskursus Undang-Undang Desa

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 13 Mei 2016

    Oleh : Yahya Yoristo Abanat   Lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa...

Menelisik “Pelumas” Pilkada

Menelisik “Pelumas” Pilkada

Ditulis OlehVitus Pehan
- Tanggal 13 Mei 2016

Oleh : Vitus Pehan) Pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara...

KEGALAUAN KAMI

KEGALAUAN KAMI

Ditulis OlehBengkel Appek
- Tanggal 26 April 2016

  Oleh : Fortunatus Dodok  (Koordinator SIDAK NTT)   Kesedihan sudah menyelimuti negeri ini Rasa itu pun...

«
»

Gallery Terbaru

Data Kunjungan

0.png3.png0.png7.png3.png7.png7.png
Hari ini115
Kemarin626
Bulan ini3210
Total307377
06 Desember 2019

Yang lagi ONLINE

Kami memiliki 39 guests dan tidak ada anggota yang online

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media