Berita

Komunitas Youth Report Kupang (YRC) yang merupakan kelompok gerakan anak muda peduli penyelengaraan pelayanan publik berbagi pengalaman dalam kegiatan workshop dan training agen SPAK Cluster NTT, NTB dan Bali di T-more Hotel Kupang, 29/08/2016. Fortun Dodok dan Frans Moa Baga yang mewakili YRC Kupang dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa agar warga masyarakat dapat aktif peduli pada penyelenggaraan publik termasuk bidang pendidikan maka salah satu caranya adalah perlu membekali diri dengan keterampilan audit sosial. “Audit sosial merupakan salah satu metode dalam melakukan advokasi penyelenggaraan pelayanan publik dimana laporan masyarakat menjadi bagian penting. Untuk itu edukasi kepada masyarakat harus didahului sehingga kita akan bisa mendapatkan respon pada saat warga berinteraksi dengan penyelenggara layanan” ujar Fortune.

Fortune Dodok saat menyampaikan testimoni kegiatan YRC Kupang dalam Kegiatan Workshop dan Training Agen SPAK, Senin, 29/08/16

Fortune juga membeberkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan komunitas YRC selama ini diantaranya sosialisasi isu anti korupsi kepada berbagai stekaholder terutama kaum muda, penerimaan pengaduan dan pemantauan penyelenggaraan pelayanan publik. Kegiatan penerimaan pengaduan dan pemantauan diantaranya dilakukan di Dinas Administrasi dan Kependudukan Kota Kupang, Dinas Pendidikan berkenaan dengan PPDB, RSU Prof. W. Z. Yohanes, BPJS Cabang Kupang, Nakertrans dan lain-lain.

Kegiatan workshop dan traning SPAK Cluster NTT, NTB dan Bali diselenggarakan di Kupang menghadirkan agen SPAK dari masing-masing wilayah cluster dimaksud. Kegiatan ini juga melibatkan Kepala Sekolah dan Kepala Tata Usaha sekolah terpilih, YRC Lombok, Ombudman NTB dan media massa yang dimaksudkan agar dapat mengetahui program meningkatkan tata kelolah pendidikan melalui cek sekolah-ku. Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh Tranparency International Indonesia (TII). *Vitto

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media