Berita

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang terus bergeliat membenahi  potensi wisata desanya. Pantai Air Cina atau Oesina sebutan masyarakat setempat kini mulai dipoles menjadi alternatif rekreasi yang nyaman bagi wisatawan terkhusus masyarakat Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Potret pembenahan lokasi wisata ini tampak dari aktivitas masyarakat setempat yang mulai membangun gapura, lopo, pengadaan air bersih dilokasi wisata, pembangunan mck, pembangunan tempat berjualan kuliner dan bak sampah.

 

Sunseet di Pantai Air Cina Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. (Foto : Rynald/TNC)

 

Antusiasisme kelompok sadar wisata ini diinisiasi Perkumpulan Bengkel APPeK NTT yang didukung The Nature Conservancy. Jovi Nahak, field facilitator Pokdarwis kepada bengkelappek.org menjelaskan bahwa desa Lifuleo memiliki potensi alam yang sangat mempesona. Geliat masyarakat Lifuleo dalam membangun fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan kepariwisataan merupakan salah satu bentuk kesadaran masyarakat yang melihat peluang wisata sebagai sember penghasilan desa dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi mereka. Selain itu kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Desa.  

“Pemerintah Desa Lifuleo telah melakukan banyak terobosan terutama berkaitan dengan kebijakan pengembangan system ekowisata. Kebijakan itu antara lain membentuk kelompok pengelolah wisata dan penyusunan RPJMDes yang respon terhadap isu konservasi dan ekowisata. RPJMDes yang disusun dan telah ditetapkan ini mengarahkan banyak pada isu ekowisata dan konservasi. Selain itu sudah sudah ada juga Perdes tentang sistem perlindungan dan pemanfaatan ekowisata berbasis masyarakat. Lebih teknis juga Pemerintah Desa setempat telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fasilitas dalam memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Pada tahun 2016, Pemerintah Desa setempat mengalokasikana dana sebesar Rp. 120.000.000 untuk pembangunan fasilitas, jalan setapak, pelatihan pengelolaan pangan lokal, pelatihan seni tari dan pengadaaan kebutuhan peralatan kesenian” sebut bapak satu anak ini menjelaskan. *Vitto

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media