Berita

Orang tua wali dan masyarakat Dusun IV dan V sekitar SDN Batu Esa Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten  berswadaya membangun dua ruang kelas sederhana menggantikan gedung darurat yang beratap daun lontar berdinding bebak. Kondisi gedung ini sudah lima tahun digunakan siswa-siswinya untuk kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pembangunan dua ruang kelas ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan orang tua atas kondisi gedung yang tidak layak lagi digunakan dan menjadi ancaman keselamatan bagi siswa/i. Pantuan bengkelappek.org dilokasi pembangunan, dua ruang kelas baru yang dibangun masih sangat sederhana. Ukuran kedua ruang kelas sangat kecil dan beratap satu air seng. Kayu yang digunakan sebagai tiang dan penyanggah atap bervariatif.

Pembangunan Dua Ruang Kelas Baru Menggantikan Dua Ruang Kelas Lama SDN Batu Esa Kabupaten Kupang

Agustinus Nitbani, guru sekaligus perintis sekolah tersebut menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan dua ruang kelas yang baru ini untuk menghindarkan siswa/i dari ancaman bahaya pada musim hujan. “Gedung yang disana itu sudah miring-miring, kayu tiangnya sudah lapuk jadi Kepala Sekolah menghubungi  Ketua Komite sehingga hari Sabtu (10/12/2016, red) kemarin dilakukan pertemuan dengan orang tua murid dan hari Selasa dan Rabu (13-14/12/2016) langsung kerja. Pokoknya libur masuk ini anak-anak sudah sekolah disitu” sebut guru honor tersebut.

Sementara itu Ny. Sarlin Muskanan, Bendahara Komite Sekolah menambahkan bahwa kegiatan pembangunan ruang kelas tersebut dapat berjalan karena dukungan masyarakat disekitar lingkungan sekolah. “Kami melakukan rapat dan kami sepakat setiap KK yang ada didusun IV dan V mengumpulkan uang sebesar Rp. 100.000,- untuk membeli bahan seperti kayu, paku dan seng dan yang lainnya. Untuk mengerjakannya kami undang orang tua wali dan masyarakat sekitar bergotong royong”. *Vitto

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media