Berita

Bangunan darurat sekolah dasar di Kabupaten Kupang masih banyak kita temui. Penelusuran tim #SekolahAman Bengkel APPeK NTT yang didukung YAPPIKA ActionAid Jakarta sejak pertengahan Januari lalu memperlihatkan bahwa beberapa ruang kelas sekolah dasar masih dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ruang kelas sebagai tempat belajar siswa-siswi sekolah dasar terbuat dari bahan lokal yang mulai kelihatan rapuh dan hampir roboh. Kondisi ini sangat membahayakan siswa-siswi dan guru yang hendak melakukan kegiatan belajar mengajar.

Beberapa ruang kelas SDN di Kabupaten Kupang yang masih darurat

Beberapa sekolah dasar negeri yang kondisi bangunannya masih darurat antara lain SDN Mere Amarasi Barat, SDN Oelatimo Kupang Timur, SDN Sufmuti Amabi Oefeto, SDN Tapen Takari, SDN  Kayu Putih SDN Osiloa, SDN Dendeng  Kupang Tengah dan lainnya. Kondisi gedung kelas permanen yang tergolong rusak berat dan sedang  juga masih banyak dijumpai. Di SDN Oebali Kecamatan Nekamese misalnya, dinding ruang kelasnya mulai jebol dan retak-retak sehingga ditutupi dengan lemari yang dijadikan tempat menyimpan buku-buku. Keadaan yang sama juga terlihat di SDN Oelii 2 Kupang Barat. Tiga ruang kelas yang rusak berat tidak dipakai lagi sehingga pihak sekolah mengakali dengan membuat sekat tiga gedung yang lainnya sehingga genap menjadi enam ruang belajar bagi enam rombongan belajar di SD tersebut.

Salah satu orang tua wali murid yang belum lama ini ditemui dilokasi SDN Oelatimo menjelaskan bahwa bangunan darurat yang menjadi tempat belajar siswa/I diwilayahnya ini pernah roboh dua kali. “Pada tahun 2016, bangunan ini rubuh dua kali. Kebetulan rubuh pada hari Minggu sehingga tidak menimpa anak-anak dan guru”.  Pria paruh baya ini berharap perlu ada respon darurat dari pemerintah sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. *Vitto

 

 

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media