Berita

Objek wisata Pantai Oesina atau yang lebih dikenal dengan Air Cina di Desa Lifuleo kini menampakan wajah baru sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Kupang. Pantai Oesina yang sebelumnya tidak diurus kini tampak memikat. “Kunjungan wisatawan terutama pada hari Sabtu dan Minggu meningkat bisa mencapai 200-an orang. Ini menjadi pasar tersendiri juga buat masyarakat Lifuleo terkhusus nelayan menjual berbagai hasil tangkapannya. Selain itu, berbagai kerajinan tangan lokal yang diproduksi kelompok perempuan juga dipasarkan seputar lokasi wisata”. Sejumlah kemajuan potensi wisata dan dampaknya ini disampaikan Wakil Direktur Bengkel APPeK NTT, Tarsianus Tani dalam diskusi terbatas bersama awak media di In Out Resto n Café, Pasir Panjang Kupang, 08/03/2017.

Lopo, salah satu fasilitas memanjakan pengunjung di Pantai Air Cina Desa Lifuleo. Gambar diambil belum lama ini. (Dok. bengkelappek.org)

Kegiatan diskusi terbatas yang melibatkan insan media ini bertujuan mempromosikan wisata bahari pantai Oesina dan juga dimaksudkan untuk mempublikasi pembelajaran pengembangan ekowisata bahari di Desa Lifuleo yang berbasis masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah terjadinya penyebaran informasi yang benar dan utuh akan peran pentingnya peran aktif warga lokal dalam optimalisasi potensi desa dan upaya pelestariannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Provinsi NTT.  Kegiatan ini juga melibatkan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang dan The Nature Concervancy yang menyampaikan informasi utama terkait peran dan dukungan pemangku kepentingan. 

Sekretaris Desa, Lukas O. Sanga dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Oktaf A. Saketu dalam kesempatan diskusi tersebut kepada jurnalis yang hadir meminta agar para jurnalis membantu melakukan promosi potensi wisata desanya sehingga semakin banyak dikunjungi wisatawan. “Bapa ibu wartawan kami minta membantu kami melakukan promosi” harap mereka penuh harap diakhir sesi diskusi. *vitto

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media