Berita

Kepala Sekolah SDN Oebali Desa Bone Kabupaten Kupang, Nimrot Akulas, S.Pd menyampaikan kondisi unit bangunan yang digunakan siswa kelas 4, 5 dan 6 di SDN Oebali sangat membahayakan bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar disekolahnya. “Kami sebenarnya terpaksa menggunakan satu unit ruang belajar ini untuk kelas 4, 5 dan 6.  Ini sudah satu kali direhab pada tahun 2007 tetapi sudah rusak bahkan kita mau bilang memang terpaksa pakai. Sudah tidak layak lagi karena sangat membahayakan bagi guru dan siswa. Kalau dinding ini anak-anak korek saja berarti sudah jatuh” sebutnya.

Kondisi salah satu ruang kelas di SDN Oebali, Desa Bone Kab. Kupang. Foto : bengkelappek.org

Senada dengan Nimrot, Simon Sinlae, Wakasek disekolah ini juga menyebut pernah memulangkan siswa selama dua kali pada saat musim hujan karena cemas dengan kondisi fisik bangunan. “Saya pernah kasih pulang anak sudah dua kali pada musim hujan angin karena saya takut kalau lempengan dinding ini jatuh turun dan kena anak-anak” ujarnya.  Sementara itu, Kepala Desa Bone, Mesakh Bana menyampaikan melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa telah diusulkan dan ditetapkan kegiatan perehaban SDN Oabali dan SDN Bone, dua sekolah yang berada didesa Bone dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah desa pada awal Januari 2017.

Nimrot dan Sinlae, pimpinan lembaga sekolah ini menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan sosialisasi program dan pembentukan komunitas #SekolahAman yang diprakarsai Bengkel APPeK dengan dukungan YAPPIKA Action Aid Jakarta di SDN Oebali, Senin, 10/04/17.  Pembentukan komintas ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian steakholders mewujudkan kondisi sekolah yang aman bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar siswa. *Vitto

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media