Berita

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Drs. Imanuel  M. E. Buan, M.M mengakui banyaknya sekolah dasar yang darurat dan rusak di Kabupaten Kupang merupakan salah satu persoalan yang sedang dihadapi Pemerintah Kabupaten Kupang saat ini. Didamping Kepala Bidang Sekolah Dasar dan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Imanuel ketika menanggapi temuan yang disampaikan tim program #SekolahAman Bengkel APPeK NTT menjelaskan bahwa berbagai temuan yang disampaikan menjadi pemicu bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperhatikannya. “Jadi begini bapak, kami mengucapkan terima kasih karena apa yang bapak kerjakan merupakan sumbangan bagi kami. Istilahnya pemicu bagi kami sehingga kami bisa memaksimalkan layanan kami” sebutnya.

Koordinator Program #SekolahAman, Allfred Ena Mau, M. Si ketika menyampaikan pengantar saat audience dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, 16/06/17. Foto : Nezta Landuawang

Tanggapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang ini mengemuka dalam kegiatan audience yang diinisiasi Perkumpulan Bengkel APPeK NTT yang didukung YAPPIKA ActionAid Jakarta, Jumad, 16/06/17. Dalam pengantar memuai dialog, Koordinator Program #SekolahAman, Allfred Ena Mau, M. Si menjelaskan plot kerja program #SekolahAman yang sedang dilaksanakan Bengkel APPeK NTT di wilayah Kabupaten Kupang. “Tujuan kegiatan program ini adalah bagaimana melihat adanya perhatian dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Kupang berkaitan dengan sarana dan prasarana khususnya ruang kelas SD. Ada beberapa aktifitas yang kami lakukan yaitu ada advokasi kebijakan, pembentukan komunitas, dan ada kampanye publik. Dalam hal ini kami berharap bahwa kami bisa bermitra bersama dengan pihak Dinas Pendidikan” sebut peneliti Bengkel APPeK ini berharap. *Vitto

 

 

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media