Berita

Komunitas #SekolahAman SDI Kayu Putih mengecek proses pembangunan tiga unit ruang kelas baru (RKB) yang saat ini tengah dikerjakan CV. Orland di Desa Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Hal ini dilakukan usai menggelar diskusi komunitas, Rabu, 19/07/2017. Kegiatan diskusi komunitas ini dilakukan di SDI Kayu Putih dihadiri pemerintah desa, komite, orang tua siswa, kepala sekolah dan guru, serta masyarakat sekitar lingkungan sekolah.

 Komunitas #SekolahAman SDI Kayu Putih saat meninjau proyek pembangunan tiga RKB disekolah tersebut, Rabu, 19/07/17. Foto : Vivi Susanti

Sebelum meninjau proyek kegiatan dimaksud, Dominggus Palinael, salah satu orang tua wali siswa mengemukakan penting melakukan pengawasan sebagai masyarakat disekitar lokasi pembangunan. “Sebagai masyarakat, orangtua murid, komite dan pihak sekolah harus tahu prosesnya, kita semua ini punya hak untuk melakukan pengontrolan, karena ini bukan bangunan liar. Ini adalah bangunan sekolah yang di gunakan untuk jangka waktu yang lama” sebutnya menegaskan. Dominggus juga berharap agar tim teknis Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang untuk melakukan pengawasan langsung proses pengerjaan sekolah tersebut.

Senada dengan Dominggus, salah seorang guru dalam kesempatan yang sama berharap ada pengawasan dari pemerintah setempat, komite, warga, sekolah atau lembaga lainnya. “Kami berharap ada pengawasan dari pemerintah setempat, komite, warga, sekolah atau lembaga lainnya. Bila perlu semua bahannya di selidiki mulai dari kayu, besi proses campuran dan lain sebagainya”. Sampai berita ini diposting, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang dan CV. Orland sebagai pelaksana program ini belum dikonfirmasi.

Untuk diketahui, SDN Kayu Putih mendapat alokasi anggaran pembangunan tiga ruang kelas baru dari dana alokasi umum Kabupaten Kupang. Jumlah dana yang dianggarkan sebesar Rp. 489.000.000,-. *Vitto

Vitus Pehan
Author: Vitus PehanWebsite: www.bengkelpemilu.orgEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Staff Bengkel APPeK
Vitus Pehan, mulai bergabung dengan Perkumpulan “Bengkel” APPeK NTT sejak Januari 2013. Saat ini menjadi Staf Divisi Litbang dan Informasi Bengkel APPeK setelah sebelumnya menjadi fasilitator lapangan Pendidikan Pemilih diwilayah Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Oemofa dan Desa Oemolo. Selalu tertarik dengan isu-isu politik, pelayanan publik, perencanaan penganggaran dan kemandirian desa.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media