Opini

 

Oleh : Fortunatus Dodok 

(Koordinator SIDAK NTT)

 

Kesedihan sudah menyelimuti negeri ini

Rasa itu pun sudah tak ada lagi di tengah – tengah Kami

PerjuanganKu pun di mulai, saat Ia belum beristirahat dalam damai

Kalian memang terhormat dan mulia, tapi kelakuan Kalian memuakan Kami

 

Wahai sang malam, baicaralah pada Kami, Bicaralah!!!

Ini bukan persoalan di kutuk, tapi harus diberantas

Hai kamu dewa di surga, datanglah, bebaskan Kami yang pasrah

Kami tak mau lagi hidup terkekang dalam tangis

 

Kegelisan kami muncul saat awan menutupi mentari

Bibir pun seakan kaku ketika Kalian merasuk nurani ini dengan korupsi

Suara Kami hanyapun hanya sebuah gonggongan yang tak berarti

Kegalauan muncul saat aspirasi dan petisi Kami tak di imbangi

 

Hendaklah keadilan di tegakan, walau langit harus runtuh

Kerharmonisan akan muncul , saat Kalian tidak hidup dalam dalam keserakahan

Bahkan Kalian tidak pernah menyadari, bahwa Kalian sebenarnya tidk lebih dari

Bagi kami kalian adalah sampah yang butuh sentuhan

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media