Berita

Penyelenggaraan pendidikan pada tahun ajaran baru 2020/2021 kali ini berbeda dengan saat sebelumnya. Tak ada KBM lewat tatap muka di lingkungan sekolah. Hanya para guru sekolah yang berada di sekolah untuk memastikan aktivitas satuan pendidikan berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku saat ini. Pemerintah daerah lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  pun belum mengeluarkan edaran yang mengijinkan sekolah melaksanakan KBM di lingkungan sekolah. Keberhasilan pendidikan tak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, sekolah atau para guru. Semua pihak harus turut berpartisipasi didalamnya.

Untuk itu program #SekolahAman kemitraan YAPPIKA ActionAid dan Bengkel APPeK  hadir memastikan lingkungan sekolah terlindungi dari penyebaran Covid-19. Bengkel APPeK berkunjung ke sekolah-sekolah dampingan memberikan dukungan paket penyemprotan disinfektan yang terdiri dari tangki penyemprotan, cairan wipol, faceshield, masker dan sarung tangan steril. Langkah ini sebagai bentuk dukungan pada sekolah di masa pandemi Covid-19.

Antonius Atonis, S.Pd  Kepala Sekolah SD Negeri Binilaka saat penyerahan alat penyemprotan disinfektan oleh Bengkel APPeK pada Kamis (19/08/2020) menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan Bengkel APPeK dan YAPPIKA ActionAid kepada sekolah. “Terimakasih karena kita di sekolah memang belum ada alat semprot dan bahannya dan kita sangat membutuhkan ini. Kita rencana semprot sekolah seminggu sekali dan akan saya komunikasikan dengan ketua komite untuk bisa bantu kami” jelasnya. Pada saat penyerahan dukungan yang sama di SD Negeri Osiloa, Ibu Andina Lawa S.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa sekolah akan menggupayakan penyemprotan disinfektan di  lingkungan sekolah. “Semoga kita bisa semprot lingkungan sekolah seminggu atau dua minggu sekali” tuturnya.

Disela-sela kegiatan ini tim program #SekolahAman turut mendengar cerita sekolah terkait penerapan aktivitas pembelajaran. Ibu Assnat Sakanaz, S.Pd wali kelas II SD Inpres Kayu Putih menyampaikan bahwa saat ini sekolah masih menerapkan sistem belajar dari rumah (BDR). “Menurut saya belajar dari rumah kurang efektif. Ada anak yang tidak kerjakan tugas juga kami guru tidak bisa membawa semua alat peraga pembelajaran sehingga kami menyesuaikan saja dengan situasi yang ada” jelasnya.

Atas dukungan paket penyemprotan Bengkel APPeK kepada sekolah (21/08/2020) Ibu Netsiana Suki Kepala Sekolah SD Inpres Kayu Putih menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Bengkel APPeK kepada sekolah. “Semoga Bengkel APPeK selalu diberkati dalam tugas-tugasnya termasuk mendampingi kami sebagai sekolah-sekolah dampingan” jelas Ibu Netsiana. Aktivitas ini adalah tindaklanjut atas hasil survey kesiapan sekolah memulai tatap muka tahun ajaran baru di masa pandemi Covid-19 dimana ditemukan bahwa mayoritas sekolah dampingan belum memiliki alat penyemprot disinfektan karena belum dialokasikan dalam pemanfaatan dana BOS tahap I. Merespon apresiasi sekolah dampingan atas dukungan paket penyemprotan ini Alfred Ena Mau (koordinator program #SekolahAman) lewat pesan singkat pada group whatsapp komunitas #SekolahAman Kupang berpesan agar sekolah mesti tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah. “Semoga peralatannya bisa mendukung penerapan protokol kesehatan di sekolah menjelang pembelajaran tatap muka” tulis Alfred. *Yan/larguso

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media