Berita

Anak Muda yang tergabung dalam Gabungan Remaja Mata Kail (GARMAIL) Desa Darat Pantai Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka melakukan praktek olahan pentolan Bakso Ikan dan Sate Siput dirumah Yohanes Kinedy ketua Kelompok GARMIL Minggu,23/8/2020 lalu. Asernov Pellu Staf Pendamping lapangan Bengkel APPeK NTT mengatakan “Praktek olahan pentolan bakso ikan dan sate siput di kelompok anak muda Desa Darat Pantai merupakan inisiatif mereka sendiri, mereka urung rembug dan menggunakan uang kas kelompok sebagai biaya belanja bahan baku.

Sedangkan teknik pembuatan lanjut Asernov, pentolan Bakso Ikan anak muda lakukan berdasarkan hasil pembelajaran mereka dari berbagai referensi yang mereka sendiri cari, sendangkan Sate Siput diantara mereka ada yang punya sudah memiliki ketrampilan dan mau berbagi kepada sesame mereka, terang Aserov.

Dari proses pengolahan yang dilakukan, lanjut Asernov,  menghasilkan 100 butir pentolan bakso ikan dan 45 lidi Sate Siput, anak muda sangat antusias mengerjakannya dan hasilnya mereka langsung jual di masyarakat sekitar lokasi kerja praktek, ujar Asernov alumnus Fakultas Perikanan UKW Kupang ini.

Sundari anggota Garmil melalui pesan messenger mengatakan, “ini pengalaman baru buat saya yang harus saya tekuni, saya sangat senang karena banyak peminatnya” ungkap dia.

Lebih lanjut Sundari menjelaskan “Saya sudah memiliki ketrampilan dasar untuk membuat sate siput dan bakso ikan meskipun belum begitu sempurna, dan ini saya akan tekuni dan terus belajar lagi, tunggu saja pasti ada hasilnya” ujarnya. 

Sementara itu, Emanuel Nong Endi Kepala Desa Darat Pantai Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, ketika diminta tanggapannya melalui pesan messenger mengatakan “ saya senang karena anak muda sudah bisa mengolah potensi perikanan yang ada di Desa Darat Pantai dan sudah bisa menjadi makanan siap saji yang dapat dinikmati, kalau ditekuni terus bisa jadi usaha kuliner dapat dipasarkan di desa guna menambah pendapatan mereka” ujarnya.

Ketika ditanya bentuk dukungan pemerintah Desa Darat Pantai, Emanuel mengatakan “ ini semua kembali ke pemuda itu sendiri, kita pemerintah desa selalu mendukung usaha mereka yang penting ada keseriusan untukmengembangkan usaha”, Kedepannya lanjut Emanuel “kita akan melakukan pembinaan dan supaya ada keberlanjutan kegiatan usaha kelompok mereka, pemerintah desa  akan berikan dukungan dana desa, ia menambahkan “selain dana, juga kita siapkan tempat usaha supaya hasilnya bisa dipasarkan” ungkap Emanuel Kepada tim media Bengkel APPeK NTT. *larguso

 

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media