Berita

“Sumber daya sudah melimpah, ada ikan, siput, kerang, rumput laut, tinggal kita mengolah saja. Intinya kita harus bangun dulu, setelah itu merangkak, jalan dulu jangan langsung lari, kalau jatuh bangun lagi, jatuh bangun lagi, begitu terus sampai bisa lari dan tidak jatuh lagi”. “Saya siap dekatkan kalian dengan anggota dewan, dengan kementrian-kementrian asal kalian mau berbisnis, asal kalian mau buka usaha, asal kalian ulet, kalian tekun, kalian latihan bangun” Ungkap Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday penuh semangat di hadapan peserta Pelatihan Manajemen Kewirausahaan Desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata Sabtu, 5/9/2020.

Foto Nia//Wakil Bupati Thomas Ola Langoday Menyampaikan Arahan Kepada 27 Peserta Pelatihan. (Sabtu,5/9/2020)

Kehadiran Wakil Bupati Thomas memenuhi undangan penyelenggara pelatihan manajemen kewirausahaan di desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata yang diselenggarakan Bengkel APPeK NTT kerjasama Plan International Indenesia, Kopernik  atas dukungan Dana Uni Eropa.

Pada Kesempatan itu, Wakil Bupati yang juga ekonom Unwira Kupang ini dalam arahannya menjelaskan “anak muda harus terus semangat dan tekun untuk berwirausaha memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada,  kita tinggal mengolahnya berdasarkan keterampilan, pengetahuan, serta pengalaman yang ada”. Pemerintah Kabupaten Lembata lanjutnya “mendukung anak muda yang ada untuk berwirausaha dan membangun UMKM sendiri guna meningkatkan ekonomi keluarga maupun Perekonomian Desa”.

Ia menambahkan “kedepan anak muda harus memiliki surat izin usaha  seperti SITU (Surat Izin Tempat Usaha), dan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) agar UMKM anak muda desa Kolontobo diakui oleh Negara” tegasnya. Kehadiran Wakil Bupati ditengah pelatihan, di manfaatkan oleh peserta pelatihan dan panitia untuk foto bersama. (niatani/largusogot)

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media