Berita

Enam Puluh empat (64) orang siswa, para guru dan orangtua murid akhirnya legah.  Pasalnya 2 Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN Sufmuti Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang sudah diresmikan oleh Bupati Kupang yang diwakili oleh Kepala Dinas PPO Kabupaten Kupang Di Dusun Sufa Jumat, 15/10/2020 jam 10.30 Wita lalu. Pembangunan 2 RKB ini bersumber dari dana CSR PT. Paragon Jakarta yang difasilitasi oleh Bengkel APPeK NTT bekerjasama dengan YAPPIKA-ActionAid melalui program Sekolah#AMAN.

Foto Yan/Kepala Dinas PPO Kabupaten Kupang Drs, Imanuel Buan, MM Bersama Vinsen Bureni Koord. Umum Bengkel APPeK NTT saat Meresmikan 2 RKB SDN Sufmuti (15/10/2020)

Turut hadir dalam peresmian, Pimpinan Bengkel APPeK NTT, Camat Amabi Oefeto, Kepala Desa Fatukanutu, Komite Sekolah, Orangtua Murid, Polsek Amabi Oefeto, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, dan konsultan perencana.  

Ketua panitia Maksen Taek dalam laporannya mengatakan “awalnya ada 2 kelas darurat yang tidak layak untuk digunakan, bangunan hanya beratap daun lontar, lantai tanah hasil swadaya dari orang tua siswa. Dalam perjalanan, Bengkel APPeK NTT datang survey, melakukan diskusi dengan pihak sekolah dan komunitas sekolah” Hasilnya SDN Sufmuti mendapat dukungan dan bantuan dana berupa pembangunan 2 RKB”.

Proses pembangunan lanjut Maksen dilakukan secara swakelola oleh komunitas sekolah, sarana yang dikerjakan berupa 2 ruangan dilengkapi dengan keramik, fasilitas listrik, meubeler  dan plafond bangunan yang semuanya sudah selesai dikerjakan hingga mencapai 100 %” Ruangan RKB ini, akan digunakan oleh 64 orang siswa dan 7 orang guru” ungkap Maksen.

Pada kesempatan yang sama Vinsensius Bureni, S.Sos Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT mengatakan patut kita apresiasi kepada panitia, hasil kerja panitia yang hari ini kita resmikan adalah bukti bahwa kita membangun itu perlu pakai hati, pakai nurani. Ini adalah bukti kita menjaga kepercayaan bantuan dari CSR PT. Paragon dan orang-orang yang tidak ingin namanya disebutkan, hasil kerja panitia ini perlu kita apresiasi” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan bahwa YAPPIKA ActionAid dan Bengkel APPeK sejauh ini sudah membantu  7 SD di Kabupaten Kupang. “Tahun 2018 bantuan 1 RKB bagi SDN Oelatimo dan rehab 2 ruang kelas SDN Bileu. Tahun 2019 4 SD sekaligus dibantu ruang kelas baru, toilet dan juga UKS. Sekolah-sekolah itu adalah SDN Dendeng di Kupang Tengah, SDN Bimous di Amarasi Timur, SDN Onitua di Kupang Barat dan SD Inpres Raknamo di Amabi Oefeto. 

Pada hari ini lanjutnya, kita meresmikan 2 ruang kelas baru SDN Sufmuti dari dana CSR PT. Paragon Jakarta dan Dana Publik senilai Rp 234 Juta. Pembangunannya dilakukan secara swakelola”. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa apa yang telah YAPPIKA ActionAid dan Bengkel APPeK, hanya sebagai permulaan agar pemerintah daerah bisa melihat bahwa masih ada banyak sekolah yang butuh bantuan, butuh distribusi sumberdaya secara adil.

Sementara itu Kepala Dinas PPO Kabupaten Kupang Drs, Imanuel Buan, MM mengatakan “kondisi dana kabupaten kupang saat ini masih terbatas, sementara kondisi ruangan SD di kabupaten  kupang masih banyak yang perlu disentuh, ada 328 ruangan yang masih rusak berat dan rusak ringan ada 464 ruangan kelas, kita masih butuh 1.049 ruangan kelas di seluruh Kabupaten Kupang dari total 368 sekolah” .

Lebih lanjut ia menjelaskan, 2 RKB Ini sebagai asset, saya mengharapkan pihak sekolah harus memanfaatkan ini secara baik, jaga ruangan ini baik-baik, jangan sampai dikotori, di rusaki, sekolah harus merasa memiliki gedung ini, tegasnya.  Kami menghrapkan agar gedung ini dibuatkan berita acara penyerahan, agar dapat dicatat sebagai asset daerah yang sumbernya berasal dari partisipasi masyarakat.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan Pita Oleh kepala Dinas PPO Kabupaten Kupang Drs, Imanuel Buan, MM, didampingi Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT, Camat Amabi Oefeto, Kepala Desa Fatukanutu, Kepala Sekolah, Ketua Panitia, Ketua Komite dan tamu undangan yang hadir. Usai pengguntingan Pita, Kepala dinas, dan para tamu undangan memasuki 2 ruangan kelas, untuk memantau secara langsung kondisi ruangan.

Kepala Dinas PPO Kabupaten Kupang usai memantau kondisi ruangan ketika dimintai tanggapannya mengungkapkan “Pemerintah daerah mengalami keterbatasan keuangan, dengan program sekolah Aman dapat membantu kami dan anak-anak, saya berharap pihak donatur, bantuan seperti ini tidak hanya berhenti disini saja, tapi sekolah-sekolah lain juga yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan sekolah ini. Sekolah-sekolah di Kabupaten kupang, kondisinya masih banyak yang memprihatinkan dan perlu dapat perhatian”

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Fatukanutu Iwan S. Bekawati mengungkapan “Kualitas bangunannya sangat baik dan menunjang kegiatan KBM di SDN Sufmuti dan sehingga pengerjaannya selesai sesuai jadwal, tidak mudah SD ini dipilih untuk mendapat bantuan, karena itu saya atas nama masyarakat desa fatukanutu mengucapkan terima kasih kepada Bengkel APPeK, PT Paragon, dan Yappika-ActionAid  yang sudah membantu kami, ujarnya.

Senanda dengan itu, Aminadab Benu Kepala Sekolah SDN Sufmuti Fatukanutu mengungkapkan “terima kasih kepada pihak Paragon Jakarta, Bengkel APPeK dan Yappika ActionAid yang sudah memfasilitasi dan mendampingi kami di sini, proses yang tidak mudah, dan hasilnya sangat memuaskan kami” Selanjuntya kami pasti selalu menjaga dan memanfaatkan 2 ruangan ini secara baik” ungkapnya sumringah. **largus/yan/agung

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media