Berita

Program #SekolahAman kemitraan YAPPIKA ActionAid dan Bengkel APPeK NTT gelar Pelatihan Pembelajaran Kreatif Kelas Rendah bagi Sekolah Dasar di Kabupaten Kupang. Pelatihan berlangsung tanggal 22-23 Oktober 2020 di Hotel Amaris Kupang.

Pelatihan Pembelajaran Kreatif melibatkan 21 orang Guru SD yang berasal dari sekolah dampingan Bengkel APPeK NTT di Kabupaten Kupang, dengan maksud adanya kapasitas metode pemebelajaran yang terampil dan kreatif bagi guru kelas rendah di Sekolah Dasar di sekolah-sekolah yang menjadi dampingan Program #SekolahAman, serta terwujudnya pendidikan dalam bingkai K-13 yang kreatif.

Desinta Wati Futboe asal Lembaga Pengembangan Masyarakat Madani (LP2M) Kupang selaku pelatih/fasilitator kreatif menggunakan metode pelatihan, sehingga mudah dipahami oleh peserta. Selama proses pelatihan peserta nampak antusias mengikuti setiap sesi materi pembelajaran.

Riana E. Renuw, guru kelas 1 dari SDN Onitua, Tesabela Kec. Kupang Barat  selaku peserta pelatihan, mengatakan “saya mendapatkan banyak ilmu dan merasa sangat terbantu dari pelatihan ini”. “Kegiatannya sangat menyenangkan bagi saya, dan saya percaya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kreatifitas saya sebagai guru dan saya akan melanjutkan ini ke sekolah saya.”

Kami  berharap, lanjut Erni “kegiatan ini tidak berhenti disini, tapi perlu dikembangkan lagi kedepannya agar dapat membantu para Guru yang lain dalam mendidik para murid

 Sementara itu, Alfred Enamau, Project Officer Program Sekolah Aman Bengkel APPeK NTT mengatakan “guru sebagai fasilitator kegiatan belajar, mengemas materi pelajaran secara lebih kreatif dan menyenangkan.  Hasil pendidikan lebih efektif adalah filosofi yang ingin ditemukan bersama dalam pelatihan pembelajaran kreatif. Dengan kekayaan metode-metode pembelajaran yang trampil dan kreatif, guru akan memiliki fleksibilitas tinggi dalam menghadapi berbagai persoalan dan permasalahan seraya menghadirkan solusi bagi pencapaian tujuan-tujuan pendidikan.

Dijelaskan bahwa “sudah banyak hal yang diperoleh selama 2 hari pelatihan ini, kami sangat berharap proses 2 hari ini bisa diterapkan selama proses belajar mengajar masing-masing. Terkait proses pembelajaran ini kami melihat pada sekolah dampingan kami beberapa murid yang belum bisa baca, semoga dengan pelatihan ini bisa membantu anak-anak.” Ujarnya. Alfred berharap agar apa yang disampaikan dapat diterapkan selama proses belajar mengajar di sekolah masing-masing. .*log-1 dan tim*

 

 

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media