Berita

Maumere, bengkel.appek.org;

Hi,a Beach akhirnya resmi menjadi objek pariwisata yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo didampingi Ketua TP PKK Ny. Maria Cahyani Idong. Acara tersebut disaksikan langsung oleh masyarakat serta tamu undangan yang hadir pada saat lounching pariwisata Hi,a Beach Desa Lewomada Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka Selasa, 27/10/2020 siang. 

Foto Alex: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Ketua TP PKK Ny. Maria Cahyani Idong Beserta Tamu Undangan Pose Bersama  Usai Lounching dan Peninjauan Spot-Spot Wisata Di Hi'a Beach, Selasa Sore Pukul 16.50 Wita (27/10/2020)

Turut bersama rombongan Bupati Sikka adalah Anggota DPRD Sikka, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas PMD Sikka, Camat Talibura, Koordinator  Umum Bengkel APPeK NTT, Perwakilan Plan International Indonesia.

Baca juga; bupati sikka menabur 1 324 ekor benih ikan bandeng.html

Kehadiran Bupati dan rombongan disambut tarian adat dan sapaan adat oleh tokoh adat masyarakat desa Lewomada. Selanjutnya Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo langsung menuju Pintu masuk Lokasi Wisata ditandai dengan penggutingan pita dan dilanjutkan dengan penandatangan prasasti.

Foto Largus; Prasasti Wisata Hi,a Beach Usai ditandatangani Bupati Fransiskus Roberto Diogo ( 27/10/2020)

Usai penggutingan pita dan penandatangan prasasti, Bupati Sikka dan rombongan langsung meninjau dan menabur benih ikan bandeng dilokasi tambak budidaya milik anak muda Yoseph Laga Ribu yang sudah didampingi Bengkel APPeK NTT bersama YPII, Kopernik dan Uni Eropa. 

“kita berharap, budidaya ikan bandeng ini sebagai percontohan bisa dikembangkan selanjutnya dan mudah-mudahan dengan menabur benih ikan bandeng ini sebagai salahsatu aspek pendukung pariwisata hi’a beach ini bisa hidup, berkembang dan bermanfaat bagi kita semua” ungkap Bupati Roby Idong. Turut melakukan penebaran benih ikan bandeng ketua TP PKK Sikka, Kepala Dinas Pariwisata Petrus Honing, Dinas PMD Sikka dan Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT Vinsensius Bureni,S.Sos.

Foto Asernov; Bupati Sikka Menggunting Pita Tanda Di Bukanya Wisata Hi'a Beach Lewomada (Selasa,27/10/2020)

Selanjutnya Bupati Sikka dan rombongan mengunjungi stand pameran aneka hasil olahan pangan lokal dan kerajinan tangan yang disedikan oleh 5 kelompok masyarakat Desa Lewomada.

Baca Juga; istri bupati sikka pesan bakso ikan olahan anak muda lewomada.html

Barang-barang yang dipamerkan berupa olahan ikan berupa bakso ikan, pentolan ikan, sate siput, sate gurita, amplang ikan dan perkedel ikan dari kelompok Anak Muda yang sudah didampingi Bengkel APPeK NTT bersama YPII, Kopernik dan Uni Eropa 2 tahun silam.

Selain itu produk pamerannya lainnya kain tenun ikat dari kelompok Ina Nikin, Kelompok Usaha Abadi Dusun Hia. Tidak hanya itu, ada juga kerajinan tangan topi berbahan baku lokal dari kelompok Anyam Woro Gong, sapu lidi dari kelompok Dasawisma Tobiwolor Dusun Bokang Lewomada. Kelompok-kelompok ini sebelumnya masing-masing sudah mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan dari berbagai lembaga termasuk LSM.

Baca Juga; bupati sikka wisata hi'a beach gerakan perekonomian masyarakat.html

Baca Juga;wisata hi-a beach jadikan pasar usaha kuliner anak muda lewomada.html

Usai berkunjung stand pameran, Bupati dan rombongan menuju tenda acara dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Musik kampung asal komunitas masyarakat Hi’a ikut menemani makan siang Bupati dan rombongan.  Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan laporan panitia, sambutan-sambutan dan menyerahkan secara simbolis Kartu Sikka Sehat kepada perwakilan masyarakat.

Usai memberikan kata sambutan, Bupati Sikka mengunjugi beberapa spot wisata, seperti kolam air payau, hutan mangrove, dan kondisi pasir putih hi’a beach. Bupati Sikka dan Ny. Maria Cahyani Idong sempat melakukan foto bersama dengan para tamu undangan yang hadir, sebelum kembali ke Maumere pada pukul 18.20 Wita (largus)

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media