Berita

Maumere,bengkel.appek.org

Vinsen Bureni : “Mantapkan Pengetahuan Kepariwisataan”

“Sejak awal tim kerja Bengkel APPeK NTT bersama komunitas anak muda Lewomada telah berperan secara aktif dalam mendesain dan menata lokasi wisata Hi’a Beach Lewomada. Kita ada pengalaman membentuk desa wisata di Kabupaten Kupang, sehingga di Lewomada kita sudah sharing pengetahuan itu terkait tata kelola wisata berbasis masyarakat, peraturan, kewenangan desa hingga ikut bergotong royong melakukan penataan lokasi, meskipun belum terlalu maksimal dilakukan, ungkap Koordum Bengkel APPeK NTT Vinsen Bureni saat menghadiri acara lounching Hi’a Beach di Desa Lewomada Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka NTT Selasa, 27/10/2020 siang.

Foto Asernov; Kordum Bengkel APPeK Vinsen Bureni dan tim saat Berbincang-Bincang Dengan Direktur Sea World Rafael Raga di Pasir Putih Hi'a Beach Selasa Sore (27/10/2020)

Vinsen menjelaskan, “usaha kuliner yang sedang dirintis anak Muda Lewomada harus bisa optimal gunakan Wisata Hi,a Beach sebagai tempat pemasaran produk, apalagi mereka sudah memiliki ketrampilan dan analisa usaha pengolahan ikan”.  Ia mengatakan, “sejumlah Anak Muda Lewomada, Bengkel APPeK NTT, Plan International Indonesia, Kopernik dan Uni Eropa,  sudah melakukan Penguatan Kapasitas kepada mereka melalui pendampingan, Pelatihan Softskill, pelatihan manajemen kewirausahaan dan Praktik Pengolahan Ikan”, ujarnya.

Karena selama ini, terang Vinsen, anak muda selalu kewalahan dipasar untuk memenuhi target usaha mereka. Karena itulah kami sangat serius mendampingi anak muda berkolaboarasi dengan pemerintah Desa Lewomada untuk mewujudkan hal tersebut.

Foto Largus; Anak Muda Bersama Tim Pelatih Olahan Ikan dari Bengkel APPeK dan Festy PPL Perikanan Sikka dan Bupati Sikka, Ketua TP PKK Sikka Beserta Rombongan di Stand Pameran Lounching Wisata Pasir Putih Hi'a Beach Lewomada Selasa Siang (27/10/2020)

Sehubungan sudah lounchingnya wisata Hi,a Beach, kita mendorong Pemerintah Desa Lewomada agar memastikan Sapta Pesona dijalankan. Keindahan dan keamanan  harus dijaga, hak privasi wisatawan aman, kita jangan mengganggu privasi wisatawan, pengunjung butuh keamanan, pengunjung butuh kenikmatan suasana untuk memenuhi hak privasinya. Sekali mengganggu hak privasinya maka ia akan cerita kemana-mana ketidaknyamanan yang ia alami, jika itu yang terjadi, maka para wisatawan akan beralih ke destinasi wisata lainnya. Kondisi ini tentu secara ekonomi masyarakat Hi’a Lewomada akan rugi, karena sepih para pengunjung, tegas Vinsen.

Kami mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Sikka terus memantapkan pengetahuan kepariwisataan untuk masyarakat Desa Lewomada sehingga bisa menjadi pengelola wisata atau pemandu wisata yang baik dan profesional, Ujar Vinsen

Rafael Raga:Partisipasi, Bukti Masyarakat Kuat”

Sementara itu, Rafael Raga selaku Pemerhati Pariwisata yang turut hadir dalam acara lounchig Hi’a Beach ketika dimintai komentarnya mengungkapkan “inisiatif masyarakat Desa Lewomada, merupakan praktik otonomi desa, partisipasi warga sangat penting bahwa salahsatu bukti masyarakat itu kuat dari berbagai aspek, tidak dipengaruhi resesi ekonomi saat ini, karena itu penguatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat itu penting” ungkapnya. Rafael Mantan Ketua DPRD Sikka ini menjelaskan”saya yakin, jika Pemdes terus mendorong partisipasi dan swadaya masyarakat maka tempat ini bisa berkelanjutan. Untuk sementara mungkin tamu dari luar belum banyak karena belum didukung infrastruktur jalan”. Rafael yang kini menjadi Direktur Sea World Sikka, lebih lanjut mengatakan “kita bisa bekerjasama, kita buat jaringan, jika tamu sea world bisa diarahkan kesini, yang penting spot-spot disini jelas, profile jelas, kita berharap agar Pemerintah Propinsi NTT segera membuka arus transportasi kesini”.

 

Foto Largus: Aneka Hasil Kerajinan Tangan Kelompok Masyarakat Lewomada Yang Ikut Dipamerkan Diacara Lounching Wisata Hi'a Beach Selasa Siang (27/10/2020)

Terkait pameran dan pengolahan ikan anak muda, Rafael mengatakan “hal tersebut sebagai bagian dari pemberdayaan anak muda, saya berharap harus semakin banyak anak muda yang terlibat, daripada mereka pergi merantau keluar daerah, mereka akan menghadapi masalah hukum, diskriminasi dll. Dengan memanfaatkan sumber daya alam di Desa, mereka bisa maju, apalagi sudah ada dana desa, KUR dan pinjaman Kopdit”.

Selain itu, Rafael berharap, agar tanah ini yang menjadi lokasi Wisata Hi’a Beach harus dilegalisasi, minimal surat penyerahan hak, sehingga kelak menjadi asset desa, dengan tetap menjaga budaya local” ungkapnya.

Dinas Pariwisata: “Fasilitasi Kelompok Sadar Wisata”

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka Petrus Honing saat di temui di arena lounching Wisata Hi,a Beach kepada bengkel.appek.org mengatakan “Kami menyambut baik, sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Sikka, sector pariwisata menjadi sektor penggerak perekonomian masyarakat. Jadi Wisata banyak sekali manfaat yang bisa didapat”.

Yang membanggakan kami adalah inisiatif ini dari masyarakat, terima kasih kepada desa, dinas wajib untuk mendampingi dan mengembangkan. Target kita untuk Desa Lewomada, tahun 2021, kita akan lakukan pemetaan, dan daerah ini salahsatunya, kita lakukan penyelaman untuk  mengetahui ekosistem unik yang perlu dijaga.

Keunikan disini adalah keunikan alamnya. Kita harus jaga keasliannya, “Yang perlu dijaga adalah mengenai kebersihan, nanti kita diskusikan sapta pesona, saya berharap agar menjaga kebersihan dan pemerintah desa perlu menjaga itu”

Beberapa Spot Wisata yang ditinjau langsung oleh Bupati Sikka Roby Idong dan Rombongan (27/10/2020)

Untuk waktu mendatang, Petrus  mengatakan “hal pertama yang saya buat adalah Lewomada kita masukan sebagai Desa Wisata, saya akan fasilitasi Kelompok Sadar Wisata, dan bina untuk peningkatan SDM sebagai pemandu Wisata, kita akan libatkan orang-orang sini, Pemdes perlu siapkan anak-anak muda yang punya kemauan keras untuk ambil bagian dalam pelatihan pemandu wisata.

Juga kedepannya kita akan lakukan Pelatihan home stay, harus ada tempat menginap lebih memadai, bukan mewahnya tapi bersih, rapih dan keramahannya.

“datanglah ke Hi’a Beach Desa Lewomada, destinasi yang menarik, masih alamiah, kaya panorama pantai, sunset yang luar biasa, jangan lupa datang dan jaga kebersihan” ungkap Petrus mempromosikan Hi’a Beach. (largus)

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media