Berita

Oelamasi; bengkel.appek.org

Sejumlah NGO yang bekerja di Wilayah Kabupaten Kupang Paparkan Program Kerja 2020 dan Rencana Program Kerja Tahun 2021, paparan tersebut disampaikan oleh Pimpinan dan Perwakilan lembaga masing-masing di Aula Pertemuan Kantor BAPPEDA Kabupaten Kupang Kamis Siang, 5/11/2020.

Foto Jovi : Paparan Program Mitra NGO bersama OPD Kabupaten Kupang Kamis (5/11/2020)

Sejumlah tema program dipaparkan, diantaranya Pencegahan Stunting, Kesehatan Inklusi, air bersih, Fasilitasi Pembangunan Sarana Pendidikan, penyelenggaran pendidikan ramah anak, Pendidikan literasi keuangan, kewirausahaan anak muda, pemberdayaan ekonomi Perempuan rentan, pemulihan ekonomi bagi kelompok rentan akibat Covid 19, teknlogi pertanian, Manajemen resiko bencana, Ekowisata Berbasis Komunitas, Pendampingan BUMDes serta Ragam Pelatihan.

Pemaparan Program dan rencana Program tahun 2021 disampaikan oleh 11 Pimpinan/Perwakilan NGO, baik Lokal, Nasional maupun International yang dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah Setda Kabupaten Kupang.

Beberapa NGO yang ikut hadir dalam paparan program diantaranya Wahana Vision Indonesia, Save The Children, Yayasan CARE Indonesia, Humanity Inclusion, Perkumpulan CIS Timor, LP2M, Yayasan Alfa Omega, Perkumpulan Bengkel APPeK NTT, Yayasan JPM, Yayasan Tanpa Batas, PALADIU dan Yayasan Bina Tani Sejahtera.

Manager Program School For Change Save The Children Beni Giri pada kesempatan itu mengatakan “Kami bersyukur bahwa salahsatu kemajuan kami bersama mitra CiS Timor dan Bengkel APPeK berhasil fasilitasi pembentukan 45 PATBM di wilayah kerja kami” kedepan untuk tahun 2021 lanjut Beni, "kami akan melanjutkan Program School For Change ini” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT Vinsen Bureni  mengatakan “kami bersama Yappika Action Aid sudah fasilitasi bangun 7 sekolah dengan jumlah 18 ruangan kelas baik rehab maupun banguun baru yang dikerjakan secara swakelola, dengan sumber  biaya dana CSR Persahaan dan dana publik yang disalurkan melalui YAPPIKA Jakarta” ungkapnya

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw mengatakan “ modul-modul yang tadi disampaikan mohon itu untuk dibagikan kepada kami juga”, karena itu lanjutnya “kami menyambut baik atas kerja-kerja Mitra NGO selama ini di Kabupaten Kupang dan kami sampaikan terima kasih kepada para mitra kami, kedepan kita perlu mendorong kerja-kerja kolaboratif dan kerja swakelola. Pendekatan yang dilakukan oleh Bengkel Appek perlu menjadi semangat bersama sekaligus kita mengantisipasi keterbatasan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten kupang”

Menanggapi Paparan Program Mitra NGO ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang melalui Kepala Sub Bagian PDE Marthinus Tobi mengatakan “Kami bersama bengkel appek selalu bersama dan getol dalam forum musrembang, khusus untuk pembangunan fisik, ungkap Toby. 

Dipenghujung acara, NGO dan mitra bersepakat agar "pertemuan seperti ini perlu dilakukan secara periodik, peran-peran Sekber harus diperkuat lagi agar bisa melakukan kegiatan bersama. "kita yang hadir saat ini, harus bisa saling mengisi dan saling membantu sama lain"  ujarnya (largus).

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media