Berita

“Menulis berita adalah sebuah keterampilan, bukan kepintaran, asalkan tekun dan mau belajar terus menerus” ungkap Frans Sarong wartawan senior kompas saat memberikan penguatan jurnalisme kepada staf Bengkel APPeK NTT di Kupang Juma’at siang 13/11/2020.

Foto Yoris Abanat: Suasana Saat Frans Sarong Memberikan Penguatan Jurnalistik Kepada Staf Bengkel APPeK NTT Jumat Siang 13/11/2020.

Frans menjelaskan bahwa urusan menulis tidak ada jurusan khusus di perguruan tinggi. Semua orang bisa menulis berita, intinya harus ada dorongan dalam diri untuk menjadi jurnalis, menulis itu harus dengan suasana mood karena menulis dapat memuliakan nafas kehidupan kita.

Fondasi awal menulis berita lanjutnya, adalah format 5W+1H (apa, siapa, kapan, dimana mengapa dan bagaimana). Kualitas berita bukan pada jumlah halamannya, tapi inti informasi tersampaikan kepada pembaca. Karena tidak banyak orang membaca berita yang panjang-panjang, mereka tidak mau berlelah-lelah”

Menjadi wartawan sukses itu, yang paling utama adalah tekun, jujur dan semangat belajar untuk terus mengasah kemampuan menulis.” Ungkapnya. 

Frans mengharapkan agar pemberitaan media Bengkel APPeK NTT lebih menekankan kehidupan masyarakat kecil sesuai bidang tugas lembaga ini.

Sementara itu Vinsen Bureni Koordinator Umum Bengkel APPek NTT pada kesempatan yang sama mengatakan “Penguatan jurnalisme ini bertujuan meningkatkan ketrampilan menulis berita dan feature bagi staf, khususnya bagi tim media kita”. Penguatan  ini lanjut Vinsen untuk menyiapkan kader-kader wartawan sekaligus melanjutkan kerja–kerja jurnalistik para senior”.

Kami mengucapkan terima kasih kepada kaka Frans yang sudah bersedia berbagi ilmunya dengan kami. Semoga dengan pengalaman yang telah dibagikan, tim media kami bisa mempraktekannya lewat pemberitaan website lembaga, ujarnya. (nia/gus)

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media