Berita

Lewoleba_bengkel.appek.org

Ratusan paket bantuan berupa sembako, susu, sabun mandi dan permainan anak-anak sudah diterima oleh 330 jiwa korban erupsi Ile Lewotolok di 13 Desa Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur Kabupaten Lembata NTT. Penyaluran sudah selesai yang telah dilakukan sejak tanggal 27-29 Desember 2020. Bantuan disalurkan secara langsung kepada korban yang berada di Posko maupun yang dirumah masing-masing, ujar Umparu Landuawang Staf Bengkel APPeK Kantor Unit Lembata Rabu malam,30/12/2020.

Foto Umbu; Penyaluran Paket Bantuan  Bengkel APPeK NTT dan YAPPIKA ActionAid Bagi Kelompok Rentan Korban Erupsi Ile Lewotolok Lembata NTT (29/12/2020)

Umparu Landuawang kepada bengkel.appek.org mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Bengkel APPeK NTT dengan Yappika ActionAid, Bantuan diberikan kepada korban erupsi Ile Lewotolok yang dinilai rentan seperti bayi/balita, ibu hamil, disabilitas, lansia dan masyarakat umum.  Rincian kelompok rentan tersebut, lanjut Umparu, terdiri dari 206 jiwa perempuan dan 124 orang laki-laki meliputi ibu hamil 27 orang, bayi 115 orang, lansia 75 orang, dan masyarakat umum 113 orang”.  

Lebih lanjut Umparu menerangkan, staf Bengkel APPeK dan 10 relawan sebelum penyaluran ke lapangan terlebih dahulu kita sudah laporkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata melalui Posko Utama. Usai penyaluran kita lakukan evaluasi bersama Yappika Action Aid secara virtual selasa, 29/12/2020. Berdasarkan evaluasi tersebut, penyaluran bantuan masih akan dilanjutkan ke tahap kedua pada awal januari 2021 mendatang, ungkap Umparu.

Sementara itu,  penerima bantuan nampak antusias usai mendapatkan paket bantuan. Anak-anak yang menerima bantuan bola mainan terlihat gembira saat namanya disebut untuk mengambil bantuan.

Pada kesempatan terpisah, Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT Vinsensius Bureni, S.Sos saat diminta tanggapanya mengatakan "pentingnya perluasan penerima manfaat dan volume bantuan, karena kondisi serta kebutuhan yang terus mengharapkan emergensi respons. Yappika actionAid dan Bengkel APPeK sama halnya dengan berbagai organisasi, baik pemerintah dan non pemerintah punya kepedulian yang sama untuk merespon kebutuhan lapangan ini secara cepat.

Kita bisa bayangkan, lanjut Vinsen, kalau lamban merespon maka dampak kesehatan dan ketahanan pangan bagi warga terdampak semakin memprihatinkan. Tentu kita punya semangat yang sama untuk tidak membiarkan ini terjadi, apalagi disisi lain dengan pandemi covid ini, tuntutan imunitas warga terdampak perlu dijaga melalui emergensi respons ini.

Ia mengharapkan agar assesment lebih lanjut penting dilakukan untuk mengetahui lebih konkrit siapa, dimana, apa kebutuhan mendesaknya, berapa banyak, dan lain-lain agar kepantasan dan kelayakan emergensi respons ini benar-benar dipenuhi. (largus)

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media