Berita
KERJAKAN TEORI PERUBAHAN DARI KAMPUNG KE KAMPUNG
(Kado HUT Bengkel APPeK NTT Ke 15 Tahun)

Godlief Abe Tabun

Tidak mudah melakukan advokasi dan pemberdayaan di tengah masyarakat. Mengapa ? Karena kesadaran adalah hal utama dan menjadi target utama kerja-kerja advokasi dan pemberdayaan tesebut. Kesadaran terhadap hak dan kewajiban, kesadaran menggunakan hak, kesadaran mengelola potensi dalam diri dan lingkungan secara berkelanjutan, kesadaran kolektif untuk melakukan perubahan social dan sebagainya.

Perkumpulan Bengkel APPeK NTT, sesuai nama dan spiritnya, advokasi, pemberdayan dan pengembangan. Ke 3 suku kata ini memiliki sejuta makna dan dikerjakan untuk mencapai suatu kondisi yang berdaya dan mandiri diantaranya seperti kesadaran yang disebutkan di atas.

Kampung. Kampung adalah sebuah kata pada nama APPeK. Baginya, kampung  disini bukanlah soal teritorial atau geografis suatu wilayah administratif, namun kampung mengandung makna dan roh kemanusiaan yang amat dalam. Kampung yang dimaksudkan adalah sebuah kondisi social ekonomi dan politik pada masyarakat rentan, masyarakat marginal baik yang ada di wilayah pedesaan maupun yang diwilayah perkotaan. Lalu bagaimana dengan kata bengkel. Pengertian bengkel kebanyakan orang meleset jikalau mendengar kata bengkel APPeK, dikira bengkel reparasi perangkat berat atau ringan. Bengkel bagi Bengkel APPeK adalah sebuah “filosofi” yang dimaknai sebagai tempat untuk memperbaiki dan pembenahan kerusakan social yang dialami oleh masyarakat rentan dan marginal. Bengkel sebagai wadah penampungan bagi orang-orang yang memiliki kepekaan social, mendisikusikan dan merancang bagaimana ragam teori perubahan social dibuat dan praktikan ditengah kehidupan masyarakat, terutama masyarakat rentan dan marginal melalui program-programnya.

Yaaa…. Bengkel APPeK NTT merupakan sebuah lembaga sosial yang muncul karena keprihatinan dan kerinduan untuk dapat berbuat kebaikan bagi masyarakat kelompok rentan seperti perempuan, anak, lansia, disabilitas dan lain sebagainya.

Lahirnya Bengkel APPeK 15 tahun silam tepatnya 26 Januari 2006, bukanlah suatu kebetulan, ia lahir melalui proses panjang sejumlah kumpulan aktivis dan akademisi yang memiliki kepekaan tinggi terhadap ragam situasi social masyarakat, kesamaan rasa, dan kesamaan visi.

Bengkel APPeK NTT kini berusia 15 tahun. Perjalanannya mengalami berbagai suka dan duka. Walaupun usia ibarat seorang remaja, namun usia 15 tahun ini merupakan usia yang cukup matang dan dewasa dalam mengemban amanahnya. Ribuan orang, ratusan Desa dan belasan Kabupaten / Kota di NTT telah mendapatkan sentuhan-sentuhan. Bengkel APPeK NTT menyadari bahwa tidak sehebat seperti pemerintah yang memiliki kekuatan sumber daya yang maha dahsyat. Namun Bengkel APPeK NTT tidak menampik sejumlah kontribusi pembangunan daerah ini. Wisata Bahari Oesina Di Desa Lifuleo Kupang Barat adalah satu dari sekian banyak bukti kerja-kerja advokasi Bengkel APPeK NTT bersama mitranya TNC yang memulai dengan beragam tantangan, melakukan itu dengan semangat “pembokaran” persepsi minor masyarakat dan lakukan dengan semangat keswadayaan.  Tidak hanya itu, kelompok perempuan di berbagai tempat pulau timor, saat ini sebagian besar di antara mereka sangat produktif menciptakan lapangan kerja sendiri dan menghasilkan berbagai produk olahan lokal yang dapat berkontribusi pada peningkatan gizi dan penurunan prevelensi stunting di wilayahnya masing-masing. Sementra itu, di pulau Flores-Lembata pun Bengkel APPeK bergumul dengan ribuan anak muda untuk menjadi wirausahawan muda.

Bengkel APPeK NTT setidaknya sudah bermakna bagi orang lain, dan masyarakat serta stakeholder penerima manfaatlah yang paling merasakan besar, kecil atau sedang saja kehadiran Bengkel APPeK di tengah kehidupannya.

Bengkel APPeK sangat berarti bagi saya

Sejak 8 tahun silam tepatnya tahun 2013, saya diijinkan untuk bergabung menjadi bagian dari perkumpulan Bengkel APPeK sebagai salah satu staf. Awal bergabung di Bengkel APPeK, dalam pikiran saya adalah ingin mendapatkan pekerjaan dan bisa mencukupi kebutuhan hidup di Kota Kupang. Seiring waktu berjalan, saya mulai memahami kerja-kerja kemanusiaan/social.

Bekerja dari kampung ke kampung untuk mewujudkan perubahan social kemasyarakatan.  Disini saya memiliki kesan tersendiri karena butuh berbagai strategi untuk mempengaruhi arah kebijakan yang berpihak pada kaum marginal.  Selain itu, saya dapat mengenal dan mengunjungi wilayah yang belum pernah didatangi. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, banyak pembelajaran menarik karena bisa saling berbagi informasi penting di masyarakat.

Terkait dukungan yang diberikan Bengkel APPeK,  saat ini saya memiliki sejumlah kapasitas yang berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, transparansi, akuntabilitas dan partisipatif, sehingga dengan itu, hari ini sangat berarti bagi saya.

Semoga di usia ke 15 tahun ini, Bengkel APPeK NTT semakin berprestasi, bermanfaat, berkualitas dan tetap solider dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat rentan dan marginal diberbagai kampung di NTT. Sekali lagi Dirgahayu Bengkel APPeK NTT. Teruslah berkibar untuk NTT dan Indonesia yang lebih baik. ***

 

 Editor : Largus Ogot  

 

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media