Berita

Laporan Nia Tani

Lomba menulis HUT ke 15 tahun Bengkel APPek diumumkan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting yang dipimpin langsung ketua tim media Largus Ogot dari kantor Bengkel APPeK Jalur 40 Petuk III Jln. Nino Tanu I Binilaka, Desa Oeltua, Kec. Taebenu, Kab. Kupang-NTT (Senin, 1/2/2021) pukul 14.00 wita.

Virtual Pengumuman Pemenang Lomba (1/2/2021)

Mengawali pengumuman, Largus Ogot melakukan absensi kehadiran para kontestan yang ikut dari rumah masing-masing baik yang berada di kupang maupun staf yang berada di Flores. Perwakilan peserta lomba juga Largus meminta untuk menyampaikan suara hati dan prediksinya.

“Apapun hasilnya akan diterima dan jika menang terima kasih tentu sesuai poin-poin penilaian dewan juri, jika kalah, saya akan berusaha untuk terus menulis sampai kapanpun sehingga saya bisa menang. Saya prediksi akan mendapatkan juara 3” Ungkap Januaria Maria Bano salah satu kontestan optimis.

Koordinator Umum Bengkel APPeK Vinsensius Bureni pada kesempatan itu mengatakan, “perayaan HUT kali ini ditengah situasi pandemi covid 19, cukup menyedihkan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun tidak menghambat teman-teman untuk berekspresi mengambil hikmah dari 15 tahun ini dengan pengalaman masing-masing. Teman-teman luar biasa, mulai menoreh pengalaman melalui tulisan-tulisan yang sangat luar biasa. Jadi, ini perlu diapresiasi.” Ungkap Vinsensius. “Hasil ini lanjutnya hanya untuk menentukan perengkingan hadiahnya, sehingga siapa yang juara dan tidak juara, itu menjadi pengalaman berhikmah.”

Lomba menulis ini, dari 20 an staf, hanya 9 orang staf bengkel appek yang ikut ambil bagian, ungkap Alfred O. Ena Mau tim juri perlombaan.  Alfred yang juga Dosen Fisip Undana ini menerangkan ada 9 staf Bengkel APPeK yang ikut lomba menulis dengan judulnya masing-masing antara lain :

  1. Gantur O. Liem “Namamu Aneh”
  2. Primus Nahak “Elit Lokal Akomodasi Hak Warga”
  3. Yoristo Abanat “Rumah Kami ‘Bengkel’ APPeK”
  4. Jovinianus Agustinus Nahak “APPeK dan Geliat Ekonomi”
  5. Yohanes D. Kolo “Sembilan Tahun Bergumul dengan Perempuan Desa”
  6. Yan Usfomeni “Melepas Sepatu Ritual Merayakan Hadiah Peradaban”
  7. Godlif A. Tabun “Kerjakan Teori Perubahan dari Kampung ke Kampung”
  8. Maria Bano “Pondasi dan Tiang Nok Rumah APPeK”
  9. Nia Tani “Jurusan Ilmu Komunikasi Magang di ‘Bengkel’?”

Alfred O Ena Mau selain dirinya ia memperkenalkan dewan Juri lainnya yakni Dr Laurensius P. Sayrani Dosen Fisip Undana yang juga Dewan Pengurus Bengkel APPeK,  Theresia Ratu Nubi wakil Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT.

Alfred menguraikan,  ada beberapa syarat sebagai pemenang yakni, jumlah viewers terbanyak, inspiratif, kejelasan tulisan, serta tata bahasa yang digunakan harus konsistensi dengan setiap paragraf.

Baca Juga : gantur o liem juara lomba hut bengkel appek

Sebagian besar judulnya menarik, namun  dari setiap tulisan, masing-masing peserta mempunyai nilai tertinggi dan terendah pada setiap aspek penilaian, ada yang judulnya sudah bagus namun alur ceritanya membuat orang bingung, ada yang tulisannya bisa membuat judul baru, dan ada yang isinya tidak sesuai dengan judulnya. Selain itu, viewers juga sebagai salah satu aspek penilaian yang membedakan tulisan yang satu dengan yang lainnya. Adapun kategori viewers yakni; berapa banyak yang dilihat, disukai, pemberian komentar, dan berapa banyak yang membagikan tulisan kontestan” Ungkap Alfred.

Dewan Juri lainnya Theresia Ratu Nubi menjelaskan, prosentase penilaian meliputi aspek inspiratif 30%, kejelasan tulisan 30%, tata bahasa 20%, dan viewers 20%.” Ujar Theresia Nubi.  Inti dari penilaiannya semua rata-rata sama, namun yang membuat berbeda yaitu akses terhadap tulisan itu baik yang dilihat maupun yang memberi komentar, ujarnya.

Sementara itu, Doktor Laurensius P. Sayrani pada kesempatan yang sama menegaskan “ada 2 hal yang juga dinilai yakni, konten tulisan dan niat untuk menulis. Pada kontennya bagaimana kontestan menampilkan konsistensi pada judul, dan alur yang konsisten antar paragraf, tegas Enso begitu ia biasa disapa.

Koordinator dewan juri Alfred O. Ena Mau menambahkan, “untuk pemenang I akan mendapatkan hadiah utama 1 unit televisi, pemenang II-V akan mendapatkan uang, dan peserta yang belum beruntung akan diberikan penghargaan juga” ujarnya. *** (nia tani)

 

 Editor : Largus Ogot

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media