Berita

Kupang, Media Suara Kampung bengkelappek.org, 10 Februari 2021

Usai salahsatu staf Bengkel APPeK NTT menyampaikan informasi keluhan berupa gejala awal Covid 19 dan informasi hasil Swab Rapid Antigen, manajemen lembaga langsung bergerak cepat untuk segera melakukan Swab Rapid Antigen kepada seluruh staf pada salahsatu pusat pelayanan kesehatan di Kota Kupang Rabu, 10 Pebruari 2021 pukul 14.00 Wita.

Foto Largus : Koord. Umum Bengkel APPeK NTT Vinsensius Bureni Ketika Diambil Sampel SWAB Rapid Antigen (Rabu,10/2021) Sore 

Koordinator Umum Bengkel APPeK NTT Vinsensius Bureni usai mendapat laporan hasil dari petugas layanan kesehatan mengatakan, “ada 2 orang staf kita terpapar positif Covid 19, sementara puluhan staf lain hasilnya negatif, Swab Rapid Antigen ini masih terus dilanjutkan bagi staf yang belum berkesempatan hadir, termasuk para staf yang berada di wilayah Flores-Lembata. Lebih lanjut Vinsen menjelaskan, untuk memutus rantai penyebaran virus, anggota keluarga dari 2 orang staf yang terkonfirmasi positif, turut kita libatkan dalam Swab Rapid Antigen hari ini. Selanjutnya kita akan melaporkan hasil Swab Rapid Antigen kepada satgas covid di wilayahnya masing-masing untuk mendapat pemantauan lebih lanjut selama menjalankan isolasi mandiri di rumah.  

Setelah swab Rapid Antigen hari ini, managemen dan seluruh staf bergerak cepat untuk mendiskusikan strategi pasca swab dan hasilnya. Secara cepat diputuskan bahwa;

Pertama melakukan dukungan moril dan material bagi kedua teman dan keluarganya seperti menyampaikan informasi dengan cara-cara segar untuk menguatkan psikologi mereka. Sementara untuk imun, lembaga tetap memberikan dukungan dalam bentuk materil kepada 2 staf kita, selama mereka menjalankan isolasi mandiri 14 hari ke depan. Lembaga akan mensuport berupa suplemen herbal seperti jahe, madu, buah-buahan, susu dan makanan bergizi lainnya.

Dalam arahannya, Vinsen menjelaskan, semua tindakan nyata ini merupakan bagian dari kebersamaan yang tidak saling meninggalkan dalam kondisi apapun. Lembaga ini diciptakan untuk menjunjung tinggi kebersamaan dalam situasi apapun yang tidak diukur dengan nilai material uang, tetapi spirit kebersamaan menjadi roh pergerakan lembaga ini.

Selagi kita masih bersama, segala sesuatu bisa kita atasi. Jika tidak ada yang bisa kita tanggulangi secara bersama, baru kita minta bantuan pemerintah dan komponen lainnya. Negara saat ini sedang dalam perjuangan untuk melawan covid 19, tetapi kita sebagai warga dalam wadah ini juga harus punya langkah untuk mendukung dengan cara kita.

Jangan menganggap covid ini penyakit yang memalukan tetapi juga jangan menganggp remeh bahkan membiarkan covid ini terjadi pada diri kita, keluarga kita dan kita sebagai satu keluarga yang utuh dilembaga ini. Materi bisa dicari, tapi kebersamaan dan nyawa itu menjadi pilihan pengorbanan terdepan atau yang paling utama, Ujar mantan calon imam ini.

Kedua, untuk tim yang hasil swabnya negatif kita harus lakukan penyemprotan ulang seluruh ruangan kerja kita. Selain tindakan-tindakan konkrit pencegahan dan penanganan covid 19, di internal lembaga, kita juga sekaligus memberantas wabah DBD melalui pembersihan lingkungan kantor untuk membasmi jentik-jentik nyamuk.

Meskipun 2 staf Bengkel APPeK terpapar covid 19, tugas-tugas pelayanan kemanusiaan melalui berbagai program tetap dijalankan dengan lebih memperketat protokoler kesehatan dan tindakan-tindakan teknis untuk mencegah penularan Covid 19.

Untuk menunjang aktivitas program, lanjut Vinsen, lembaga menyiapkan beberapa suplemen vitamin yang dikonsumsi setiap hari oleh para staf. Sementara untuk staf yang akan melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan, lembaga akan mensuport berupa suplemen herbal dan makanan bergizi lainnya.

Ia menerangkan, sejak wabah covid 19 masuk wilayah NTT, kita sudah melakukan berbagai langkah pencegahan misalnya penerapan prokotoler kesehatan, melaksanakan Work From Home yang dilakukan selama 2 kali, mensuport dana peningkatan imunitas para staf selama 2 kali, pengadaan APD, penyemprotan cairan disinfektan rumah staf, penyelenggaraan rapat secara virtual dan edukasi pencegahan dan penanganan covid 19. Upaya pencegahan dan penanganan ini kita lakukan semampu kita, sambil kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait.  

Vinsen mengingatkan, “sekali lagi, jangan sekali-kali tinggalkan satu teman kita berjalan sendiri dalam situasi seperti ini, kita harus menyatukan sikap dan hati kita menjadi bagian dari perjalanannya, Semoga upaya kita dapat membantu penyembuhan kedua sahabat seperjuangan kita”. Ujar Vinsen. ***(lo/tim)

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media