Berita

Kupang, Minggu 21 Maret 2021 ; Media Suara Kampung, 

Sejumlah anak muda di 3 kabupaten di kabarkan aktif melakukan pengolahan dan penjualan bakso ikan. Bakso ikan menjadi produk favorit mereka, tidak heran karena hal ini didukung dengan potensi desa mereka yang terletak di pesisir pantai dan ketrampilan teknis kewirausahaan yang mereka sudah peroleh dari bengkel APPeK bersama mitra pada beberapa tahun terakhir. Pantauan Media  Suara Kampung bengkelappek.org dalam Group WhastApp APPeK Flores sejak 15 -19 Maret 2021 menunjukkan relawan dan staf menulis beberapa kegiatan pelaku usaha muda yang mereka kunjungi secara langsung di tempat usaha anak muda di 3 Kabupaten.

Pentolan Ikan Hasil Olahan Pelaku Usaha Muda Lili Anggriani Desa Nangahale Kec. Talibura Kab. Sikka (Foto Asernov, 19/3/2021)

“Youth Jontona, Dewi Rona Ponis, usaha sendiri”. “Bangga dengan youth Petuntawa pagi ini.... memulai dengan pentolan ikan tenggiri, 7 orang bahu membahu.... luar biasa”, tulis Umparu Landu Awang Staf Bengkel APPeK Wilayah Lembata. Hal yang sama Blasius Timba Relawan Bengkel APPeK Wilayah Negekeo menulis “Pentolan Ikan Mantili sangat diminati anak-anak Nangadhero”, tulis mereka disertai beberapa foto akvitas pembuatan dan pejualan pentolan bakso ikan usaha anak muda pada Group WA APPeK Flores.  

 

Proses Pembuatan Bakso dengan Peralatan seadanya oleh kelompok Anak Muda Desa Petuntawa Kec. Ile Ape Kab. Lembata NTT (Foto Umbu 19/3/2021)

Yohana Starman Staf Penyuluh Perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Nagekeo yang hadir mendampingi pengolahan Ikan kelompok Anak Muda Bintang Laut Desa Nangadhero Aesesa Nagekeo saat diwawancarai tim media suara kampung Jumat, 19 Maret 2021  mengungkapkan “kegiatan ini harus terus berjalan apalagi kelompok ini sudah menjadi kelompok formal melalui SK kepala Desa, kelompok ini saya harapkan untuk kerja bersama, dan kelola usaha secara bersama”. Mereka ini amat beragam dalam memilih jenis produk usaha, tidak hanya bakso ikan tapi juga dengan naget ikan, ikan segar dan lain-lain.

Dewi Rona Ponis Saat melayani bakso Ikan Pesanan Pelanggan di Lokasi Usahanya Desa Jontona Kecamatan Ile Ape Kab. Lembata NTT (Foto Umbu 19/3/2021)

Karena itu setiap bulan kita harus lakukan pertemuan kelompok untuk evaluasi dan merencanakan kegiatan berikutnya. Yohana mengakui, harusnya tahun ini mereka dapat bantuan rumah asap, namun dialihkan karena covid 19. Hari ini  kita lakukan pelatihan lanjutan pengolahan ikan, karena mereka sudah punya niat untuk berusaha, niat untuk berjejaring, jadi kegiatan ini dengan maksud untuk lebih meningkatkan lagi kemampuan SDM dan ketrampilan olahan.

Sementara itu, Lili Angreani Pelaku Usaha Muda asal Desa Nangahale Talibura Kabupaten Sikka kepada tim media suara kampung bengkelappek.org Jumat, 19 Maret 2021 menuturkan “saya biasa memproduksi hingga 800 pentolan bakso ikan dan habis terjual selama 2 hari, besaran seperti ini karena sudah terbantu dengan beberapa alat kerja yang saya peroleh dari Bengkel Appek, sebelum saya dapat peralatan tersebut saya hanya produksi antara 100 sampai 150 pentolan”

Aktivitas Pengolahan Pentolan Ikan Mantili oleh Kelompok Anak Bintang Laut Desa Nangadhero Kec. Aesesa Kabupaten Nagekeo NTT (Foto Blasius 19/3/2021) 

Sedangkan modal yang saya pakai berasal dari TLM dan PNM, jadi setiap dua minggu saya membayar cicilan. Hasil jualan saya gunakan untuk menabung dan biaya kebutuhan sekolah anak, juga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dalam keluarga. Sementara sistem penjualan, saya menggunakan jasa adik-adik, mereka dapat 20 % sekali jual, ujar Lily.  (tim)

 

Penulis : Largus Ogot

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media