Berita

Kornelia Nurila Pong; “Orangtua Begitu Semangat Mengikuti Kelas Parenting, Walaupun Kakiku Kena Tikaman Paku Tapi Tidak Menjadi Penghambat Kegiatan Parenting” .

 

Kupang, 22 Maret 2021 ; Media Suara Kampung 

 

Terima kasih kepada Bapak Ibu 56 Orang Fasilitaor Desa (FASDES) dan 45 Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Kupang yang meliputi 21 PATBM dari Bengkel APPeK dan 24 PATBM dari CiS Timor yang tersebar di 45 Desa Dampingan, Ungkap Yesai Lanus Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kupang saat menanggapi laporan progress program School For Change dalam kegiatan audiens di Kantor Bengkel APPeK NTT (19/3/2021) sore. 

(Foto : Primus Nahak) Yesai Lanus Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kupang Dalam Diskusi Bersama Di Kantor Bengkel APPeK Kupang Jumat 19/3/2021

Yesai menjelaskan, Kita akan lakukan pertemuan reguler dengan para Pengurus PATBM untuk mendiskusikan berbagai hal terkait perlindungan hak anak di Kabupaten Kupang, kami minta data dan alamat PATBM untuk kami koordinasi lebih lanjut, Kita perlu kolaborasi wujudkan Kabupaten Kupang Ramah Anak Tahun 2024, ungkap mantan Camat Kupang Barat ini yang didampingi Kepala Bidang perlindungan Anak Tomas Polin.

Salahsatu Fasilitator Desa dalam Proses Pendampingan Pengasuhan Positif Orangtua Siswa Desa Oematnunu (Foto; Ris Uriayan Manggi 22/3/2021

Sementara itu, Yovinianus Agustinus Nahak Program Manager School for Change kerjasama Save The Children, Bengkel APPeK dan CiS Timor Kepada Media Suara Kampung bengkelappek.org (22/3/2021) menjelaskan, Ada 56 orang Fasilitator Desa sudah mengikuti Training of Trainer (ToT), saat ini mereka sedang lakukan pendampingan pengasuhan positif bagi orangtua siswa pada 28 Sekolah dampingan di 21 Desa/Kelurahan Kabupaten Kupang sejak awal Maret 2021. Meski ditengah pandemi Covid 19 para fasilitator tetap semangat melakukan pendampingan pengasuhan positif yang menyasar 280 orangtua siswa dengan menerapkan protokoler kesehatan yang sangat ketat, ujar Jovi

Kami juga berikan apresiasi yang tinggi kepada Bapa Mama Fasilitator di 21 Desa/Kelurahan dampingan Bengkel APPeK NTT, mereka jalankan peran fasilitasi ditengah tantangan yang sangat serius saat ini. Pendampingan ini lanjut Jovi, cukup tepat seiring adanya fenomena kerentanan kekerasan terhadap anak ditengah pelaksanaan sekolah daring bagi anak sekolah dasar. 

Kornelia Nurlia Pong Mesk kaki luka tetusuk paku, namun tetap semangat memfasilitasi pengasuhan Positif Orangtua Siswa (Foto Yoris ; Maret 2021) .

Sementara itu, dalam Group WA PATBM Kupang, Indah Nomseo Fasilitator Desa Oelpuah Kecamatan Kupang Tengah menulis,  “Topik 4 sesi parenting SD GMIT Oelpuah, Orangtua merasa bersyukur dan berterimakkasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Orangtua mengungkapkan bagaimana mereka semakin tersadar bahwa mereka punya peran yang sangat penting dalam mengasuh anak” 

Senada dengan itu, Kornelia Nurila Pong Fasilitator Kelurahan Oenesu “Orangtua begitu Semangat mengikuti Kelas Parenting, walaupun kakiku kena tikaman paku tapi tidak menjadi penghambat kegiatan parenting” tulis Kornelia dalam Group WA PATBM Kabupaten Kupang 18 Maret 2021 lalu. ***

 

Penulis : Largus Ogot

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media