Berita

Kupang, 24 Maret 2021; Media Suara Kampung.

 

Kegiatan sesi pengasuhan positif atau biasa disebut sesi parenting bagi orang tua Siswa, bertujuan agar anak merasa nyaman dimana saja ia berada, baik itu disekolah maupun dirumah. Saya dan Ibu Getora Moeda-Ndun, sudah memberikan pengetahuan itu kepada 10 orangtua siswa selama 10 kali pertemuan, kami mengharapkan orangtua siswa secara terus-menerus harus bisa menerapkan itu dirumah sekaligus menjadi contoh untuk keluarga-keluarga yang lain disekitar lingkungan kita” ujar Yosthen Nakmofa Fasilitator Parenting SD GMIT Manulai 1 pada acara penutupan di SD GMIT Manulai 1, (19/3/2021) sore.

Pendampng, Fasilitator dan Peserta Parenting Pose Bersama Usai Acara Penutupan Kegiatan Di SD GMIT Manulai I Kec. Kupang Barat Kab. Kupang NTT (Foto Yoris Abanat, 19/3/2021)

Pantauan Media Suara Kampung bengkelappek.org sebelum penutupan kegiatan parenting, fasilitator memberikan kesempatan kepada 10 orangtua siswa untuk menyampaikan testimoninya masing-masing.

Peserta Parenting Metri Manafe menuturkan “Kalau beta (saya), berterima kasih karena selama ini Beta jahat dengan Beta pung anak tapi ketika mengikuti kegiatan ini Beta sudah kurangi Beta punya kejahatan deng Beta punya anak, Beta ju percaya ini kegiatan bisa membuat Beta kurangi emosi sedikit-sedikit deng Beta pu anak”

Mesraim Mooluch pertama Puji syukur karena kami sudah merubah sikap mendidik, walaupun sederhana tapi sangat baik sekali, mudah dipelajari dan mudah diterapkan. Kedua, yang diharapkan itu jangan berakhir di sini saja tetapi mudah-mudahan ini disebarluaskan bagi orang tua yang lain. karena ini kepada Tuhanpun sangat baik terutama kepada masyarakat kita”.

Erna Manafe “Pelajaran yang kami terima selama ini sungguh sangat bagus, walaupun anak-anak saya sudah dewasa bahkan sudah punya tiga cucu, tapi belum terlambat untuk mendapatkan pelajaran ini karena masih ada tiga orang anak yang masih di bangku SD. Dengan pembelajaran ini, jujur saya katakan, dulunya emosi tinggi namun dengan ini saya bisa mengontrol emosi dan dapat menumbuhkan percaya diri kepada anak-anak saya. Ketika kami lakukan dirumah, saya percaya masa depan anak akan lebih baik, sikap, tutur kata, perilaku mereka pasti menjadi lebih baik”.

Erni Datire-Lette “Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas apa yang bapak-bapak dong (mereka) berikan ke kotong  (kita), kami mengucapkan terima kasih karena dapat membuat anak menjadi tumbuh lebih baik dimasa dewasa nanti. Dan mudah-mudahan kami berpatokan pada pengetahuan yang sudah kami peroleh untuk terus memotivasi anak-anak kami kepada hal-hal yang baik. Ini pelajaran sangat baik bagi kami, Terima Kasih”.

Alex Lona “Terima kasih, kalau saya sangat bersyukur karena adanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua dalam mengasuh, mendidik anak setiap hari dengan baik. Kami minta juga, bukan hanya kami 10 orang yang mendapatkan pengetahuan ini tetapi bisa berlanjut untuk masyarakat lain di Desa Manulai 1 ini”.

Fransina Benu “terima kasih untuk kegiatan yang kami terima, sebelum kami belajar ini, kami selalu kasar dengan anak-anak dirumah, kami sudah mulai berubah dan tidak kasar lagi dengan anak-anak, omong bae-bae (bicara baik-baik) kalau mereka salah. Kegiatan ini juga buat kami lebih bersabar dan berpikir positif dengan anak-anak”.

Emi Lona “Baik, kalau saya sangat berterima kasih banyak karena lewat ini kegiatan, pengalaman selama ini kami tidak tahu mengelola stres atau emosi tinggi, lewat kegiatan ini kami sudah tahu menghadapi anak-anak, terima kasih”.

Yuniki Kune “kalau menurut saya, saya juga sangat berterima kasih dengan adanya 10 kali kegiatan pertemuan ini, itu bisa merubah karakter saya. Biasanya sedikit-sedikit langsung naik darah tapi dengan belajar, Beta sudah bisa mengelola stres dan Beta bisa buat anak-anak merasa disayangi, merasa aman dengan cara-cara yang kami dapatkan, sehingga Beta juga menikmati apa yang Beta dapat dari sini dan itu menyenangkan. Karena anak-anak juga membuat Beta senang, sebab dari cara kotong belajar dari sini, kotong bisa terapkan itu dan sangat bermanfaat, terima kasih”

Lebrina Betti “Terima kasih kepada Bengkel APPeK dan kedua fasilitator yang sudah melakukan kegiatan ini, beta orangnya emosi tidak bisa terkendalikan namun setelah mengikuti kegiatan selama 10 kali  ini beta pu emosi sudah mulai berkurang, terima kasih”

Yullia Lette “saya secara pribadi, dari awal sampai saat ini kami diberikan satu masukan atau satu prinsip bagaimana caranya agar kita bisa mengasuh anak dengan cara yang baik. Kita bisa paham hak-hak mereka, kita juga bisa mengetahui apa yang menjadi keinginan mereka, dan taatkala menghadapi masalah, kita juga bisa belajar bagaimana cara menyikapi masalah tersebut, kita bisa mencari jalan keluar dan selain itu juga kita diajar untuk memiliki kesabaran yang sering muncul terkait masalah anak-anak kita. Karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda, jadi dengan pembelajran ini, kita sangat terbantu untuk anak-anak dan kita sebagai orang tua juga memiliki pemahaman yang lebih bagus lagi menyikapi sikap anak-anak kita, terima kasih”

Sementara itu, Jovinianus A. Nahak Manager Program School for Change Bengkel APPeK kerjasama Save the Children dalam acara penutupan di SD GMIT Manulai 1 Jumat 19/3/2021 sore mengatakan, kami menyampaikan apresiasi kepada Fasilitator Parenting dan 10 orang tua murid yang sukses memfasilitasi dan berpartisipasi aktif dengan baik dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini lanjut Nahak, untuk membekali para orang tua murid yang notabene bersama anak setiap hari di lingkungan keluarga dengan model pengasuhan yang positif, baik secara pengetahuan maupun keterampilan agar anak mendapatkan pola pengasuhan yang baik untuk tumbuh kembang dan masa depan yang lebih baik.

Kami berharap agar Pemerintah Desa Manulai 1 dapat melanjutkan kegiatan serupa diwaktu mendatang jika hal ini dianggap baik. Saya kira bapak ibu fasilitator yang sudah mengikuti ToT  dan berhasil mempraktikannya dalam 10 kali pertemuan, Pemerintah Desa bisa manfaatkan jasa mereka lewat alokasi dana desa tahun anggaran mendatang”, tandas Ayah 2 Anak ini.

 

Penulis : Yoristo Abanat

Editor : Largus Ogot

 

 

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media