Berita

bengkelappek.org,  Pemerintah Kabupaten Kupang akan membangun enam ruang kelas baru untuk SDN Binilaka, desa Oeltua, Kecamatan Taebenu pada tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat  mengunjungi SDN Binilaka pada hari Rabu, 02/02/2022.

“Pada tahun 2022 ini kita akan bangun enam gedung baru, RKB (Ruang Kelas Baru) untuk di lokasi yang baru. Itu yang harus segera kita bangun. saya minta tadi di pa Kabid dan saya akan bilang kepada Kepala Dinas untuk cepat tender supaya segera dibangun, agar  anak-anak bisa langsung bersekolah disana”, ungkapnya.

Dalam kunjunganya, Wakil Bupati Kupang didampingi oleh Bengkel APPeK NTT “hari ini juga saya didampingi dari Bengkel APPeK, mereka ini ada lagi evaluasi untuk sekolah ini sehingga menjadi salah satu sekolah pendampingan dari  pada Bengkel APPeK dan mungkin ada dukungan-dukungan secara kegiatan proses belajar mengajar ataupun fisiknya”, tegasnya.

Iebih lanjut ia mengharapkan adanya pembangunan gedung sekolah  yang layak di  wilayah Kabupaten Kupang sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

“Didalam juga mereka punya percaya diri (confident) bahwa mereka sekolah yang baik dan juga mereka bisa belajar bahkan guru juga bisa menjalankan proses belajar mengajar dengan baik. Jadi saya harapkan sekolah harus baik. Memang kita disini di Wilayah Kabupaten Kupang  cukup luas, cukup jauh tapi kita mesti usahakan supaya yang sudah masyarakat rintis itu harus cepat kita back up dengan pembangunan gedung-gedung atau ruang kelas yang baru”, lanjut Wakil Bupati Kupang itu.

Sedangkan berkaitan dengan pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah yang baru, kepala desa Oeltua mengatakan pihak keluarga sudah melepaskan lahan tersebut dan sedang proses sertifikasi di BPN (Badan Pertanahan Nasional) dengan luas 7000 meter persegi.

“Itu sudah dilepaskan dari pihak keluarga dan sementara ini sudah diproses untuk sertifikasi di BPN dan mungkin dalam bulan ini juga pas nanti ada pembagian sama-sama dengan program PTSL tahun 2021 kemarin. Jadi, awal februari ini sertifikat tanah dari sekolah dengan masyarakat akan dibagi sama-sama. Luasnya itu kurang lebih ada 7000 meter persegi itu sudah diperuntukan untuk sekolah. Tidak ada persoalan tentang status tanah itu, karena tanah itu saya dan orang tua yang mengibahkan, tidak ada intervesi orang lain”, ungkanya.

Berdasarkan pantauan tim media Suara Kampung, kondisi ruangan di SDN Binilaka tidak layak di pakai untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Apalagi atap dan dinding dari gedung sekolah tersebut sudah rusak akibat badai siklon tropis seroja.

Meski demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan. Saat musim hujan seperti sekarang ini, siswa mengikuti KBM sambil kehujanan.

Hal tersebut tentunya membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk secepatnya membangun gedung sekolah yang baru agar membantu rombel (rombongan belajar) dalam mengakses pendidikan yang layak. ***Tim

 

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media