Berita

bengkelappek.org, Program Sekolah Aman kerja sama Bengkel APPeK NTT dan YAPPIKA ActionAid atas dukungan PENNY APPEAL menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Komunitas Sekolah Siaga Bencana di Aula Kantor Camat Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat kapasitas dan penyadaran kritis komunitas Sekolah agar selalu waspada pada siklus bencana mulai dari sebelum terjadi bencana, pada saat bencana dan setelah terjadi bencana.

Koordinator program, Tarsianus Tani, dalam sambutanya menegaskan bahwa untuk mewaspadai terjadinya bencana maka masyarakat khususnya komunitas sekolah yang tergabung dalam Kelompok Usaha Perempuan Komunitas Sekolah (KUPKS) perlu mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan respon bencana.

“Bicara tentang kebecanaan maka semua kita harus punya pemahaman, harus punya keterampilan dasar untuk bisa meminimalisir dampaknya, kemudian kita bisa menyelamatkan diri ketika terjadi bencana”, tegasnya.

Lebih lanjut Tarsi mengharapkan agar pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat menjalankan peran sebagai orang tua, guru, masyarakat dan ibu rumah tangga dalam kehidupan komunitas.

“Kerena itu harapanya kita semua juga harus menjadi agen perubahan untuk kita bisa memberikan pemahaman kepada keluarga maupun orang diluar kita. sebagai peserta yang berada di tempat ini harus aktif selama mengikuti kegiatan pelatihan ini”, lanjutnya.

Foto Peserta Sedang Diskusi Kelompok (Sumber: Dokumentasi Bastian Jawa)

Hadir pula Ari Wahyudi selaku perwakilan dari YAPPIKA  ActionAid, ia mengatakan “tentunya tentang perihal komunitas sekolah yang siaga bencana dan harapannya nanti jika ada bencana setidaknya mereka sudah tangguh dan sudah bisa antisipasi potensi-potensi yang akan datang” ungkapnya.

Untuk diketahui kegiatan pelatihan ini dilakukan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 17-19 Mei 2022 dengan melibatkan 20 orang peserta yang terdiri dari 10 orang dari desa Noelbaki (kelompok Dendeng Nekmese 8 orang dan 2 orang guru SDN Dendeng) dan 10 orang dari desa Manusak (kelompok Tunas harapan 8 orang dan guru SDN Tetelek 2 orang). Sedangkan fasilitaror dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang yaitu Ari Wahyudi (YAPPIKA  ActionAid), Richa Syapitri (YAPPIKA ActionAid) dan Tarsianus Tani (Bengkel APPeK NTT). Metode yang dilakukan mulai dari sharing pengalaman, diskusi kelompok dan tanya jawab.

Turut hadir Camat Kupang Timur, Deny M. Tadoe yang memberikan pengantar pada acara pembukaan kegiatan tersebut dan Ayub Hilli perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang yang sekaligus membuka kegiatan pelatihan pengembangan kapasitas komunitas sekolah siaga bencana.

Penulis: Naldo J.

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media