Berita

bengkelappek.org, Bengkel APPeK bekerjasama dengan YAPPIKA ActionAid atas dukungan PENNY APPEAL dalam program Sekolah Aman menyelenggarakan kegiatan Advokasi Kebijakan Tanggap Bencana bersama pemerintah desa Noelbaki, Selasa (07/06/22) di Aula Kantor desa Noelbaki, Kabupaten Kupang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun ketahanan masyarakat, termasuk komunitas sekolah yang rentan terhadap bencana dan memastikan keselamatan dan keamanan anak (khususnya perempuan) rentan. sehingga perlu mengadakan diskusi bersama Pemerintah dan stakeholders lainnya agar memiliki kepedulian melalui kebijakan yang respon  terhadap bencana alam maupun non-alam di Kabupaten Kupang.

Kepala Desa Noelbaki, Oktovianus L. Buke dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur karena mendapat perhatian lebih dari Bengkel APPeK yang telah mengumpulkan dan membentuk masyarakat Desa Noelbaki dalam Komunitas.

“Kerja keras Bengkel APPeK berbuah manis dan mendapatkan hasilnya yaitu produk-produk hasil olahan kelompok yang juga ikut dipajang dalam kegiatan hari ini dan telah diperjual belikan, dengan kata lain anggota-anggota kelompok telah mendapatkan dampak baik dari pendampingan Bengkel APPeK dan mendapatkan penghasilan tambahan sehari-hari”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan apresiasi terhadap pemaparan hasil identifikasi bencana dan rencana aksi kelompok Dendeng Nekmese. Akan tetapi karena APBDes 2022 sudah ditetapkan, maka tahun 2023 pasti dialokasikan anggaran tanggap bencana.

Foto Peserta Mengikuti Kegiatan Advokasi Kebijakan Tanggap Bencana Bersama Pemerintah Desa Noelbaki Pada Hari/Tanggal: Selasa,07/06/22 di Aula Kantor Desa Noelbaki (Sumber: Dokumentasi Elin)

“Direncanakan ada tindak lanjutnya atau direalisasikan namun ada beberapa yang baru bisa di upayakan dalam jangka waktu tahun depan dikarenakan penyusunan APBDes yang telah final sehingga seluruh dana sudah ada pos-posnya masing-masing. Namun masyarakat tidak perlu khawatir dan berkecil hati karena semua pasti ada jalan keluar dan medapatkan jawabannya”, lanjutnya.

Sedangkan Tarsianus Tani, Koordinator program sekolah aman menyampaikan bahwa Apa yang hari ini di diskusikan dan mendapat gambaran mengenai rencana aksi siaga bencana yang disampaikan Kelompok Dendeng Nekmese merupakan pemicu awal gambaran kebencanaan di desa Noelbaki.

“Apa yang mereka buat hari ini kita titipkan kepada Pemerintah Desa, bapak ketua BPD dan kita semua yang hadir agar kita melihat ini dan mendalaminya. Jika di bahasa lebih luas lagi ditingkat masyarakat mungkin masih banyak lagi yang perlu diperjuangkan. Poin pentingnya perlu ada kerja sama apa yang bisa dilakukan masyarakat terlebih khusus kelompok dan apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah Desa”, ujar wakil direktur Bengkel APPeK itu.

Untuk diketahui, peserta yang terlibat dalam kegiatan ini yakni kelompok Dendeng Nekmese, Guru SDN Dendeng, BPD desa Noelbaki, kepala dusun Dendeng, tokoh agama, kepala desa Noelbaki, ketua PKK dan tim program Sekolah Aman. Kegiatan dimulai dengan sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan presentasi hasil identifikasi bencana dan rencana aksi siaga bencana oleh Komunitas Sekolah (Kelompok Usaha Perempuan Komunitas Sekolah Dendeng Nekmese), yang kemudian dilanjutkan diskusi bersama Pemdes dan peserta yang terlibat.

Penulis: Elin Sereh

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media