Berita

bengkelappek.org, Pertemuan dan pengukuhan Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang inklusif di Kabupaten Kupang, Kamis, 28/07/2022, Aula Kantor Bupati Kupang.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Bengkel APPeK, Yayasan Alfa Omega (YAO) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) dengan dukungan Uni Eropa dalam Program Enabling Civil Sociery for Inclusive Village Economic Development (Envision), dengan tujuan menguatkan organisasi masyarakat  sipil dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Kupang, Korinus Masneno, dalam sambutanya mengatakan BUMDes harus jadi tulang punggung ekonomi Desa.

“Kehadiran BUMDes harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di desa melalui fungsi pelayanan jasa, perdagangan, pembangunan ekonomi lainnya yang secara stimulan juga mempererat kehidupan sosial dan memelihara nilai nilai budaya di Kabupaten Kupang”,ujarnya.

Korinus juga menambahkan agar LSM dan pemerintah harus membuka akses yang seluas-luasnya bagi pengurus BUMDes.

Pengukuhan Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Yang Inklusif di Kabupaten Kupang Oleh Bupati Kupang, Kamis, 28/07/2022 (Sumber: Dokumentasi Elin Sereh)

“Sekretariat BUMDes harus selalu melakukan pelayanan prima dan memberi bimbingan kepada pengurus BUMDes dengan begitu diyakini bahwa pengelolaan BUMDes dapat berjalan secara profesional, transparan dan akuntabel”,lanjut Korinus dalam sambutannya.

Baca Juga: Diharapkan; Jaringan Penggerak Tingkat Kecamatan Jadi Mitra Penghubung BUMDes

“Para pemimpin OPD ini bukan lagi saatnya kita berteori tapi saatnya kita bekerja dan orang yang bisa bekerja dengan sebaik-baiknya adalah dia yang bekerja dengan hati yang setulus-tulusnya untuk membangun masyarakat di kabupaten Kupang”,tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pengurus Forum BUMDes di Kabupaten Kupang untuk membantu pemerintah daerah agar bisa mengakselerasikan kemajuan di tingkat desa dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan.

 “Tahun 2023 forum BUMDes akan melakukan pembinaan terhadap 20 BUMDes di 8 Kecamatan yaitu Kecamatan Kupang Barat, Semau, Amarasi, Amabi Oefeto, Amabi Oefeto Timur, Kupang Timur, Amfoang Selatan dan Takari.

Baca JugaBagaimana BUMDes Hadir Ditengah Desa? Ini Temuan Bengkel APPeK NTT

Ia berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan efektif dan  melaporkan perkembangan secara berkala serta pastikan 20 BUMDes binaan ini lebih unggul bahkan bisa menjadi contoh bagi BUMDes lainnya di Kabupaten Kupang.      

Untuk diketahui, peserta kegiatan ini terdiri dari pengurus BUMDes, Kepala Desa di 20 Desa dampingan, Koordinator BUMDes Tingkat Kecamatan, Camat, OPD, NGO, Sekda, Bupati dan Wakil Bupati Kupang. Kegiatan diawali dengan upacara singkat dan pembacaan SK kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Forum BUMDes Kabupaten Kupang oleh Bupati Kupang. 

Penulis: Elin Sereh

Author: Bengkel AppekEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tentang Kami

Bengkel APPeK (Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung) adalah Sebuah Organisasi Berbadan Hukum Perkumpulan dan Bersifat Nirlaba yang Melakukan Fasilitasi dan Implementasi Langsung  dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Rentan, Perempuan dan anak pada Komunitas Desa-Kelurahan dan Pengembangan TKLD di Berbagai Level, dengan dukungan sumber daya yang berasal dari Iuran Anggota, Dana Hibah dari Berbagai Sumber Baik Lokal, Nasional dan Internasional (Kecuali Dana Hutang Luar Negeri) serta memiliki Wilayah Kerja di Regional Nusa Tenggara.

Bengkel APPeK Social Media